Restoran Ini Pilih Lepaskan Lobster 'Cotton Candy' Langka Daripada Memasaknya

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 11 Agu 2018 12:32 WIB
Foto: Scales Restaurant Foto: Scales Restaurant
Portland - Banyak restoran yang menyajikan hidangan dari hewan langka. Tapi restoran seafood ini, justru lebih memilih melepaskan lobster biru langka ke lautan.

Hewan langka menjadi komoditas yang menjanjikan, harganya yang mahal membuat banyak restoran tertarik menyajikan hidangan yang dibuat dari hewan-hewan ini. Seperti sup sirip ikan hiu, hingga daging penyu. Tapi restoran yang satu ini, justru mengembalikan lobster langka yang mereka miliki ke lautan.

Fred Eliot, selaku Executive Chef dari Scales Restaurant, di Portland Selatan, Amerika, menarik perhatian di media sosial setelah mengunggah info tentang lobster biru yang mereka temukan.

Baca Juga: Nelayan Ini Tangkap Lobster Hantu yang Super Langka di Dunia

Restoran Ini Pilih Lepaskan Lobster 'Cotton Candy' Langka Daripada MemasaknyaFoto: Scales Restaurant

Dilansir Press Hearld (08/08), Eliot pertama kali menemukan lobster langka ini di dalam tangki tempat penyimpanan lobster mereka. Warnanya yang cerah, dan tampilannya yang cantik membuat lobster biru langka itu disebut sebagai 'Cotton Candy'.

"Kami memiliki lobster 'Cotton Candy' di dalam tangki kita! Lobster ini sangat langka, perbandingannya sekitar 1 dari 100 juta lobster. Chef Travis Olson memutuskan untuk mengembalikan lobster ini ke lautan, menggunakan boat yang akan mengantarkannya ke tengah lautan! #byebluebetty," tulis Eliot dalam postingannya di Facebook yang kini menjadi viral.

Restoran Ini Pilih Lepaskan Lobster 'Cotton Candy' Langka Daripada MemasaknyaFoto: Scales Restaurant

Travis Olson salah satu chef yang berada di sana, memutuskan untuk mengembalikan lobster langka itu menggunakanperahu motornya. "Lobster ini terlalu menarik untuk dimasak. Permukaan cangkangnya hampir tembus pandang," jelas Eliot ketika ditanya mengapa ia tidak memasaknya.

Sebelum di lepaskan, awalnya lobster langka yang diberi nama 'Blue Betty' ini diletakan di dalam akuarium, sehingga para pengunjung bisa melihat kecantikannya. Namun, lobster sebesar 3,6 kg ini ternyata tidak suka berada di sana, dan mulai bergerak agresif sehingga Eliot dan Olson memutuskan untuk melepaskannya.

Meskipun sebenarnya mereka bisa memasak lobster langka itu dan menjualnya dengan harga yang sangat mahal. Apalagi restoran mereka terkenal dengan hidangan lobster kukus dan bakar yang enak. Belum jelas asal-usul dari lobster 'Candy Cotton' ini.

Restoran Ini Pilih Lepaskan Lobster 'Cotton Candy' Langka Daripada MemasaknyaFoto: Scales Restaurant

Menurut University of Maine's Lobster Institute, kebanyakan lobster yang berada di perairan Amerika berwarna hitam, sedikit biru kehijauan atau hijau kecokelatan. Sehingga lobster berwarna biru merupakan lobster jenis sangat langka, dengan perbandingan 1 dari 2 juta populasi lobster di dunia. Banyak peneliti yang percaya bahwa warna biru dari lobster, terjadi karena cacat genetik.

Meski terbilang sangat langka, tapi hingga kini lobster 'Cotton Candy' belum dimasukkan ke dalam jenis lobster langka. Seperti lobster kuning atau lobster dua warna.

Baca Juga: Lobster Biru yang Sangat Langka Kembali Tertangkap di Massachusettes



Tonton juga video: 'Mencicip Matcha Parfait hingga Cotton Candy di Shirokuma'

[Gambas:Video 20detik]


Restoran Ini Pilih Lepaskan Lobster 'Cotton Candy' Langka Daripada Memasaknya
(sob/odi)