Pria Ini Buat Petisi Minum Cairan Merah dari Dalam Kuburan Mumi di Mesir

Sonia Basoni - detikFood Senin, 23 Jul 2018 16:00 WIB
Foto: Egypt's Ministry of Antiquities
Jakarta - Sejak ada penemuan makam mumi terbesar di Mesir, perhatian tertuju pada cairan merah diantara tulang belulang. Akhirnya muncul petisi untuk meminumnya.

Pada tanggal 19 Juli lalu, para arkeolog di Alexandria, Mesir. Menemukan peti misterius berada di bawah tanah, dan diperkirakan sudah berusia lebih dari 2.000 tahun. Setelah dibuka, isinya makam mumi yang dipenuhi tulang belulang, dan cairan kental berwarna merah.

Baca Juga: Keju Tertua Telah Ditemukan di Dalam Peti Mati Mumi di China
Pria Ini Buat Petisi  Minum Cairan Merah dari Dalam Kuburan Mumi di MesirFoto: Istimewa
Dilansir Independent UK (22/07), banyak spekulasi yang beredar bahwa peti mumi itu tidak seharusnya dibuka, karena takut ada semacam kutukan yang berada di sana. Namun para arkeolog tetap membuka peti itu, lalu menemukan tiga tulang belulang manusia, yang terendam di air kotor berwarna merah.

Sementara itu menurut Kementrian Barang Antik Mesik, cairan merah ini mungkin berasal dari limbah, yang masuk ke dalam sela-sela peti mumi. Sehingga menyebabkan mumi membusuk dan hanya meninggalkan tulang belulang saja.

Peti mumi ini kemungkinan besar berisi jenazah para prajurit, karena salah satu tulang memiliki bekas luka seperti terkena panahan.
Pria Ini Buat Petisi  Minum Cairan Merah dari Dalam Kuburan Mumi di MesirFoto: Change.org
Hal ini lah yang membuat Innes McKendrick, seorang pria asal Inggris tertarik membuat petisi untuk bisa meminum cairan merah dari dalam kuburan mumi tersebut.

"Kami perlu meminum cairan merah dari peti mumi yang gelap dan terkutuk, dalam bentuk minuman energi berkarbonasi sehingga kita mendapatkan kekuatan sebelum akhirnya mati," tulis Innes dalam petisi yang ia buat di Change.org.

Meski terkesan seperti lelucuan, rupanya ribuan orang setuju menandatangani petisi ini. Banyak dari mereka yang tertarik untuk meminum cairan merah menjijikkan ini.

"Harapan saya adalah, dengan menyeduh cairan merah dari makam mumi terkutuk ini, menjadi minuman energi yang akan menciptakan energi terbaik dari sumber terbaik. Saya membayangkan bahwa rasa cairan merah itua kan sama dengan rasa kaldu tulang yang diubah menjadi minuman bersoda," pungkas Innes.
Pria Ini Buat Petisi  Minum Cairan Merah dari Dalam Kuburan Mumi di MesirFoto: Egypt's Ministry of Antiquities
Sementara itu menurut Rolf Halden, selaku profesor dan direktur dari Center Enviromental Health Engineering, di Arizona State University menyebutkan bahwa cairan merah itu tidak boleh diminum.

"Itu bukan ide yang bagus meminum cairan limbah, terutama dari puing-puing dan tubuh yang membusuk. Limbah ini mengandung ribuan virus, bakteri, dan endospora yang berbahaya untuk kesehatan," tutur Rolf. Nah, apa Anda tertarik mencoba jus tulang mumi ini?

Baca Juga: Tak Makan Daging dan Ikan, Orang Mesir Kuno Terbukti Vegetarian

(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com