Pabrik Susu Ramah Lingkungan Ini Beroperasi dari Kotoran Sapi

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 26 Jun 2018 15:54 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Kotoran sapi dianggap sebagai limbah peternakan yang sering merusak sanitasi lingkungan. Tapi pabrik susu ini, ubah kotoran sapi jadi bahan bakar.

Pabrik susu atau peternakan hewan, membutuhkan banyak energi dan sumber daya alam. Seperti air dan lingkungan, yang semakin memperburuk emisi di bumi.

Baca Juga: Perusahaan Keju Ini Memakai Kotoran Sapi Sebagai Sumber Energi Pabriknya
Pabrik Susu Ramah Lingkungan Ini Beroperasi dari Kotoran SapiFoto: Istimewa
Menyadari hal ini, Straus Family Creamery selaku pabrik olahan susu organik di California, Amerika. Mulai meminimalisir emisi dengan menggunakan limbah kotoran sapi dari peternakan mereka, untuk diubah menjadi sumber energi menjalankan pabrik.

Dilansir Munchies (22/06), Straus Family Creamery merupakan pabrik konvesional organik pertama di tahun 1994. Lalu di tahun 2004, mereka menjadi perternakan pertama di California yang membangun digester anerobik. Untuk mengurangi emisi karbon dan menggantinya dengan kotoran sapi.

Digester anaerobik ini berkerja dengan cara mengumpulkan kotoran sapi, dan memisahkannya dari cairan dan yang berbentuk padat. Setelah dipisahkan, cairan kotoran sapi kemudian dipompa menjadi ke dalam 'laguna' kotoran yang memiliki penutup mengambang di atasnya. Hasil pompa ini mengumpulkan senyawa metana yang dihasilkan oleh bakteri dari kotoran sapi.
Pabrik Susu Ramah Lingkungan Ini Beroperasi dari Kotoran SapiFoto: Istimewa
Hasilnya kotoran sapi berhasil dirubah menjadi bahan bakar untuk sumber energi di pabrik. "Kotoran sapi dirubah menjadi bahan bakar untuk generator yang menyediakan listrik di peternakan, kemudian kami menggunakan listrik tersebut untuk mengisi truk," jelas Albert Straus, selaku pemilik dari Straus Family Creamery.

"Saya suka mengatakan, bahwa sapi-sapi memberi tenaga kepada truk yang memberi mereka makanan," tutur Albert yang cukup bangga dengan penemuannya ini. Selain lebih ramah lingkungan, Albert juga berhasil menghemat pengeluaran listriknya.
Pabrik Susu Ramah Lingkungan Ini Beroperasi dari Kotoran SapiFoto: Istimewa
Selain itu, Albert juga menciptakan sistem microgrid, di mana setiap sapi di peternakannya memiliki strategi makan yang berbeda, untuk mengurangi kentut sapi sehingga meminimalisir polusi udara.

"Saya rasa pertanian organik adalah bagian dari solusi untuk meminimalisir perubahan iklim. Serta untuk sistem pertanian, dan makanan yang lebih baik di masa depan." pungkas Albert.

Baca Juga: Legit Enak! Permen Obat Asal Russia Ini Dibuat dari Darah Sapi (sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com