Bukan Pempek, Ternyata Ini Menu Andalan Buka Puasa Orang Palembang

Raji Adil Siregar - detikFood Kamis, 24 Mei 2018 17:21 WIB
Foto: dok. detikFood
Palembang - Otak-otak dan cuka menjadi salah satu menu wajib berbuka puasa di Palembang, Sumatera Selatan. Makin enak, makan otak-otak dipadu dengan es kacang merah!

Bagi masyarakat di Palembang, kurang lengkap rasanya jika menu berbuka tak ada otak-otak. Apalagi es kacang merah yang legit telah menggoda iman selama satu harian penuh.

Seperti dilihat detikFood, di pusat kuliner pasar 26 Ilir ini misalnya, masyarakat mulai berburu makanan khas berbahan baku ikan tenggiri pukul 15.30 WIB. Tak jarang mereka datang membawa serta keluarga untuk menikmati kuliner khas yang ada di pusat kuliner saat berbuka, seperti pempek, pindang dan mie celor.

Salah seorang pedagang kuliner, Cek Halimah mengatakan selama ramadhan permintaan masyarakat terhadap kuliner khas dari ikan tenggiri terus mengalami kenaikan, terutama otak-otak.

Bukan Pempek, Ternyata Ini Menu Andalan Buka Puasa Orang PalembangFoto: dok. detikFood

Jika hari biasa hanya menyediakan 100-150 bungkus otak-otak ikan tenggiri. Pada bulan suci Ramadan dirinya bisa memproduksi hingga 300-450 bungkus sesuai permintaan konsumen.

"Otak-otak ini makanan khas disini, jadi masyarakat Palembang pastilah banyak yang cari otak-otak kalau mau berbuka puasa, satu paket dengan cuka. Kalau minum untuk campuran yang paling cocok ya pasti es kacang merah," kata Halimah.

Dikatakan Halimah, bukan tanpa alasan masyarakat memilih otak-otak sebagai menu awal berbuka. Selain mudah untuk didapatkan, otak-otak juga dapat dibuat sendiri di rumah dengan bahan baku yang cukup praktis.

"Cukup menyediakan ikan giling tenggiri, santan kelapa, tepung sagu, garam dan gula, termasuk rempah-rempah kita udah bisa membuat otak-otak. Tapi jangan lupa untuk menyediakan daun pisang ya sebagai pembungkusnya," imbuh wanita berusia 37 tahun itu.

Setelah otak-otak ikan tenggiri tersaji di meja makan, jangan lupa dengan es kacang merahnya. Minuman ini memang selalu punya penggemar tersendiri dan selalu siap diseruput saat adzan Maghrib berkumandang.

Minuman khas Palembang ini mulai digandrungi lantaran rasanya yang unik. Coba deh bayangkan, lembutnya kacang merah yang direbus dengan air gula dipadukan dengan parutan es, sirup merah, susu dan dimasukan dalam satu gelas. Menggoda kan?

Jadi tunggu apalagi? Yuk jalan-jalan ke Palembang untuk menikmati otak-otak dan es kacang merah saat berbuka puasa! (adr/lus)