Belanja Makanan Ramadan

Ikan Asin Lauk Favorit, Ini Hal yang Penting Diperhatikan Saat Membelinya

Lusiana Mustinda - detikFood Minggu, 13 Mei 2018 18:00 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Selain telur, ikan asin jadi pilihan menu favorit banyak orang saat Ramadan. Ikan yang sudah diasinkan ini dapat disimpan lama untuk stok dengan cara ini.

Ikan yang diawetkan dengan campuran garam memang enak jadi lauk sebagai teman makan nasi. Tak hanya ikan saja yang bisa diawetkan dengan garam, udang, teri hingga cumi juga bisa diawetkan. Semuanya bisa diolah dengan cara ditumis kemudian ditambahkan bumbu.

Walaupun bisa bertahan lama. Akan tetapi ada baiknya lebih cermat saat membeli dan menyimpan ikan asin dengan beberapa cara ini.

Baca juga: Mau Masak Ikan Asin? Agar Lebih Sedap Perhatikan Tips Ini

Ikan Asin Lauk Favorit, Ini Hal yang Penting Diperhatikan Saat MembelinyaFoto: dok. detikFood

1. Kenali ciri ikan asin segar

Jenis ikan asin cukup banyak. Mulai dari ikan peda, ikan bilih, ikan asin kapas, teri, gabus, cumi, teri serta ebi.

Sealin itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat mengenali ikan asin yang bagus. Salah satunya adalah dengan memperhatikan aromanya, meskipun sudah diawetkan dengan garam akan tetapi aroma amis dari ikan tetap ada. Ikan asin yang bagus memiliki tekstur yang kokoh.

Selain itu, ikan asin yang dihinggapi oleh lalat menunjukkan bahwa ikan asin tersebut tidak dicampurkan ke dalam bahan berbahaya seperti formalin.

Ikan Asin Lauk Favorit, Ini Hal yang Penting Diperhatikan Saat MembelinyaFoto: dok. detikFood

2. Harga

Walaupun ikan sudah diasinkan, akan tetapi beberapa jenis ikan asin ini masih tinggi harganya. Cumi asin dan ikan kapas dibandrol dengan harga Rp 100.000 per Kg. Ikan teri jengki Rp 40.000. Jika ingin harga yang lebih murah lebih baik untuk tidak memilih teri Medan, karena harganya cukup tinggi.

Dan sebelum membeli, Anda bisa menanyakan dulu beberapa jenis ikan asin. Karena beda ukuran, harga per kilogram juga berbeda.

Ikan Asin Lauk Favorit, Ini Hal yang Penting Diperhatikan Saat MembelinyaFoto: dok. detikFood


3. Cara Menyimpan

Rasanya yang asin membuat penggunaan ikan asin tak banyak. Jika ada sisa atau sudah terlanjur membeli banyak, Anda bisa menyimpannya dalam wadah tertutup dalam suhu ruang. Akan tetapi, jika ikan asin yang Anda beli mengandung cukup air seperti cumi dan ikan peda, sebaiknya simpan dalam wadah tertutup dan simpan di lemari es.

Ikan Asin Lauk Favorit, Ini Hal yang Penting Diperhatikan Saat MembelinyaFoto: dok. detikFood

4. Pengolahan yang benar

Agar rasanya enak dan tak terlalu asin. Sebelum diolah, cuci terlebih dahulu ikan asin di bawah air mengalir. Cuci hingga bersih hingga kotoran dan sisa-sisa garam hilang. Atau rendam dalam air panas beberapa saat agar kotoran dan gulanya larut. Bilas air bersih dan tiriskan.

Saat dipadu dengan bumbu dan dimasak, pastikan Anda tidak menambahkan garam terlalu banyak dalam sajian ikan asin ini.

Baca juga: Sebelum Belanja, Cek Harga Daging Ayam hingga Telur Dulu Yuk! (adr/odi)
Menu Ke-8 : Olahan Telur Puyuh yang Sedap, dari Sambal Goreng hingga Sup Tofu

Menu Ke-8 : Olahan Telur Puyuh yang Sedap, dari Sambal Goreng hingga Sup Tofu