Ini Dia Emoji Segelas Bir yang Baru Saja Direvisi Google

Dewi Anggraini - detikFood Sabtu, 12 Mei 2018 17:00 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta -
Selain emoji burger, ternyata Google juga merevisi bentuk emoji segelas birnya. Alasannya karena mendapat protes dari netizen. Seperti apa bentuknya?

Emoji sengaja dibuat untuk memudahkan penyampaian ekspresi saat bertukar pesan lewat layanan pesan elektronik. Saat ini saja sudah ada ribuan emoji yang bisa digunakan. Mulai bentuk emosi wajah, pakaian hingga makanan.

Tapi sepertinya pengguna emoji kini sangat jeli melihat kesalahan pada beberapa emoji yang ada. Tahun lalu saja, Google merevisi emoji bentuk burgernya. Hal ini dikarenakan penempatan keju yang salah pada emoji tersebut.

Baca juga: Diprotes Netizen, Google Akhirnya Perbaiki Emoji Burger yang Salah

Ini Dia Emoji Segelas Bir yang Baru Saja Direvisi GoogleFoto: Istimewa
Susunan cheese burger yang benar adalah daging patty berada di bawah keju, sementara pada emoji milik Google, keju di posisi sebaliknya. Kesalahan ini lalu jadi viral karena cuitan netizen bernama Thomas Baekdal. Ia bahkan membandingkan emoji burger milik Apple dan Google. Cuitan tersebut disukai lebih dari 50 ribu pengguna Twitter. Sehingga 28 Oktober 2017, Google resmi mengganti emoji burgernya sesuai dengan susunan yang benar.

Namun kini, nampaknya Google harus lebih cermat lagi saat mengeluarkan emoji, khususnya bertema makanan. Karena beberapa waktu lalu, perusahaan multinasional asal AS ini merevisi salah satu emoji bentuk makanan. Emoji tersebut berbentuk segelas bir dengan busa bir yang melimpah hinga tumpah ruah di bibir gelas.

Ini Dia Emoji Segelas Bir yang Baru Saja Direvisi GoogleFoto: Istimewa
Sepintas memang terlihat seperti tidak ada yang salah dengan emoji ini. Namun jika diperhatikan, ternyata birnya hanya mengisi 3/4 gelas. Jadi, mana mungkin ada busa bir kalau isi birnya saja hanya sebanyak itu.

"Saya bahkan tidak ingin memberitahu Anda tentang apa yang dijelaskan tim pada saya soal busa bir yang mengambang di gelas, tapi kami memulihkan hukum fisika alami," tutur Sundar Pichai selaku CEO Google pada Daily Meal (11/5).

Baca juga: Cantiknya Macaron Unicorn, Mini Burger dan Emoji Buatan Baker NYC
(dwa/odi)