Tahanan di Inggris Dilarang Makan Bubur Demi Alasan Keamanan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 05 Mei 2018 10:30 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Bubur jadi sajian lumrah untuk tahanan penjara. Tapi tahanan di Inggris kini dilarang makan bubur karena terkait alasan keamanan. Kok bisa?

Penjara HM Prison and Young Offenders Instituion Parc di South Wales, Inggris melarang narapidananya makan bubur. Salah seorang tahanan, Stephen Bruno, mengaku kecewa karena adanya larangan membeli bubur dari kantin.
Tahanan di Inggris Dilarang Makan Bubur Demi Alasan KeamananFoto: REUTERS/Toru Hanai
Dikutip dari Independent (3/5), Bruno berujar, "Mereka mengklaim itu (bubur) bisa digunakan untuk memblokir kunci pintu, tapi, bisakah?". Ia melanjutkan, tahanan dipersilakan membeli produk lain seperti lem dari kantin, tapi anehnya bubur tidak diperbolehkan."

Baca Juga: Napi Penjara Ini Protes Karena Sering Diberi Makanan Tinggi Karbohidrat

"Menghabiskan waktu di penjara dikenal dengan ungkapan 'doing bit of porridge' jadi tampaknya hal luar biasa jika mereka (pihak penjara) tidak menyajikan bubur sebagai menu sarapan di penjara," lanjut Bruno.
Tahanan di Inggris Dilarang Makan Bubur Demi Alasan KeamananFoto: iStock
Menanggapi hal ini, juru bicara G4S yaitu perusahaan keamanan yang menjaga keamanan penjara HMP Parc mengatakan bubur memang tidak disediakan di penjara lebih dari satu dekade. Ini karena bubur bisa dipakai dalam membuat ramuan minuman alkohol lewat proses fermentasi cairan.

"Sementara bubur tidak tersedia di kantin penjara, dan sudah bertahun-tahun lamanya, sereal oat dijual sebagai alternatif menu sarapan tahanan," ujar Janet Wallsgrove selaku Direktur HMP Parc.
Tahanan di Inggris Dilarang Makan Bubur Demi Alasan KeamananFoto: Netflix/Libertynews

Bulan Oktober tahun 2017, kantin HMP Parc dianugerahi peringkat 3 soal higienitas makanan dari Food Standards Agency. Kebersihan fasilitas ini juga dinilai memuaskan secara umum.

Baca Juga: Restoran Gourmet Ini Ada di Dalam Penjara Wanita dengan Staf Napi


(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com