ADVERTISEMENT

Waduh! Penumpang Ini Didenda Rp 7 Juta Karena Bawa Apel dari Pesawat

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 23 Apr 2018 12:30 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Kebijakan pemerintah setempat, tentang barang yang dibawa dari pesawat memang berbeda-beda. Salah satunya membawa makanan gratis dari maskapai penerbangan.

Seorang penumpang wanita asal Colorado, Amerika, baru saja didenda sebesar $500 atau sekitar Rp. 7 juta oleh US Customs and Border Patrol yang sering disebut sebagai Bea Cukai.

Baca Juga: Ini Kata Mantan Pramugari Soal Makanan di Pesawat
Waduh! Penumpang Ini Didenda Rp 7 Juta Karena Bawa Apel dari PesawatFoto: Getty Images
Crystal Tadlock didenda karena ia menyimpan buah apel gratis yang diterima dari maskapai Delta, penerbangannya dari Paris menuju Colorado. Buah apel itu ditawarkan sebagai camilan ringan gratis dalam penerbangan.

Karena merasa tidak lapar, akhirnya Crystal memutuskan untuk menyimpan buah apel itu ke dalam plastik dan menyimpannya ke dalam tas untuk perjalanan selanjutnya menuju Danver.
Waduh! Penumpang Ini Didenda Rp 7 Juta Karena Bawa Apel dari PesawatFoto: Istimewa
Ketika tiba di Colorado, salah satu petugas Bea Cukai memilih tas Tadlock secara acak dan memeriksanya. Petugas tersebut menemukan buah apel yang masih ada logo Delta di dalam tasnya, akhirnya Crystal bertanya apakah dia bisa memakan buah itu atau membuangnya.

"Awalnya, petugas itu bertanya apakah biaya perjalanan saya ke Prancis mahal, dan saya jawab iya. Saya benar-benar tidak mengerti mengapa dia mengajukan pertanyaan itu," ungkap Crystal dilansir dari Thrillist (22/04).

Kemudian petugas itu berkata bahwa biaya perjalanan Crystal akan jauh lebih mahal, setelah mereka mengenakan denda sebesar $500 kepada Crystal karena menyimpan buah apel dari maskapai penerbangan.
Waduh! Penumpang Ini Didenda Rp 7 Juta Karena Bawa Apel dari PesawatFoto: Thinkstock
Kejadian ini membuat Crystal harus mengeluarkan biaya untuk denda dan memiliki catatan di Bea Cukai. Hanya karena menyimpan buah apel gratis yang dibagikan oleh maskapai penerbangan.

"Sangat disayangkan seseorang harus melalui semua ini, dan diperlakukan seperti penjahat karena sepotong buah," tutup Crystal.

Menanggapi hal ini, perwakilan dari maskapai Delta menyebutkan bahwa mereka mendukung semua kebijakan protokol Bea Cuka Amerika, di mana setiap benda pangan harus dipertanyakan.

Crystal pun berniat untuk mengajukan kasus ini ke tahap yang lebih lanjut.

Baca Juga: 10 Fakta Soal Makanan Pesawat Ini Menarik Diketahui (sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT