Pakai Nama 'Sweet Jesus' Gerai Es krim Ini Dikecam Umat Kristen Kanada

Dewi Anggraini - detikFood Selasa, 27 Mar 2018 13:30 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Gerai es krim asal Kanada mendapat protes keras dari komunitas Kristen terkait nama produk mereka. Hingga ada dua petisi terkait protes ini.

Alasan nya memang wajar, karena gerai es krim ini bernama Sweet Jesus dan menampilkan lambang salib terbalik seperti dilansir Fox News (27/3). Tentu saja hal ini membuat geram warga Kristiani di sana.

Sweet Jesus sebenarnya sudah dibuka sejak tahun 2015 lalu. Saat itu sudah ada pihak yang memprotes namanya. Namun semenjak gerai ini melebarkan sayap di luar wilayah Toronto, Kanada, aksi protes kian kuat. Banyak orang yang menginginkan gerai ini mengganti namanya.

Baca Juga: Mengintip Daftar 10 Restoran dengan Konsep Paling Unik di Dunia (1)

Pakai Nama 'Sweet Jesus' Gerai Es krim Ini Dikecam Umar Kristen KanadaFoto: Instagram @SweetJesus
Akhir bulan Januari lalu, seorang wanita menulis hal ini dalam kanal blog di situs Activis Mommy. Ia menulis, "Logo mereka bergaya SS dengan huruf 'S' yang populer dipakai band metal yang menghujat dan Satanic dari tahun 70-an dan 80-an, dan salib terbalik. Jadi mereka ingin kita memastikan kalau mereka bukan umat Kristen dan konsep pemasarannya dibuat untuk mencemooh nama Tuhan Yesus Kristus."

Ribuan orang lainnya berpikir sama dengan tulisan tersebut terkait logo dan nama gerai es krim tersebut. Bahkan warga Kanada yang kecewa membuat sebuah petisi di CitizenGo. Isi petisi tersebut meminta pemilik Sweet Jesus untuk segera meminta maaf karena telah menyalahgunakan nama Tuhan Yesus Kristus sekaligus mengubah nama gerai mereka.

"Kami memanggil pemilik, Richmond, Todai, dan induk perusahan mereka 'Monarch & Misfits' untuk meminta maaf atas penghinaan yang mereka lakukan. Kami ini mereka menyadari kalau mereka sudah menyerang kaum Kristen dan Tuhan. Kami juga meminta agar mereka mengganti nama dan merek mereka hingga menghilangkan setiap penghinaan terhadap Tuhan Yesus kami," sepenggal isi petisi tersebut.

Pakai Nama 'Sweet Jesus' Gerai Es krim Ini Dikecam Umar Kristen KanadaFoto: Instagram @SweetJesus
Saat ini, lebih dari 9000 orang yang sudah menandatangani petisi ini. Petisi terkait hal ini juga ditulis di laman Change.org. Di sana, sudah ada 500 orang yang menandatangani petisi ini.

Umat Kristen yang menyerukan pemboikotan terhadap gerai es krim di Instagram saat ini sudah memiliki 114 ribu pengikut. Walau banyaknya aksi protes terkait nama dan simbol yang dibuat oleh pihak Sweet Jesus, mereka tetap menganggap hal itu lumrah.

"Nama kami diciptakan dari frase populer yang digunakan orang sebagai ekspresi kenikmatan, kejutan, atau ketidakpercayaan. Tujuan kami tidak untuk menawarkan komentar pada agama atau kepercayaan siapapun. Organisasi kami sendiri dijalankan oleh orang-orang yang luar biasa yang mewakili berbagai budaya dan agama," tulis pihak Sweet Jesus pada beranda situs resmi miliknya, sweetjesus4life.com.

Baca Juga: Wah, Pasangan Ini Namai Anaknya dengan Nama Restoran Favorit Mereka (dwa/odi)