Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (2)

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 17 Des 2017 13:10 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Anggapan kuning telur tinggi kolesterol dan adanya makanan berkalori negatif sebaiknya tak lagi dipercaya. Ini penjelasannya dilihat dari sisi ilmiah.

Mashed (16/12) merangkum anggapan soal makanan yang dulu diyakini benar sekarang tidak lagi. Termasuk diantaranya soal makanan berkalori negatif dan kandungan alkohol yang hilang saat dimasak.

6. Makanan berkalori negatif

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (2)Foto: Istimewa

Sempat muncul anggapan populer mengenai makanan berkalori negatif. Maksudnya, mengonsumsi makanan jenis ini tidak akan bikin gemuk. Justru bisa membakar kalori lebih banyak dari jumlah kalori yang seharusnya Anda dapat dari makanan itu.

Sayangnya, makanan berkalori negatif hanya mitos. Tak ada satupun makanan yang bersifat seperti itu. Seledri yang disebut-sebut sebagai camilan berkalori negatif, faktanya tetap mengandung kalori. Mengonsumsi seledri dalam jumlah banyak bisa tetap bisa menambah asupan kalori.

7. Masak makanan di microwave

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (2)Foto: Istimewa

Mungkin Anda sering dengar anjuran untuk tidak memasak makanan di microwave karena akan menghilangkan nutrisinya. Namun faktanya, memanaskan sayuran di microwave jadi salah satu cara terbaik untuk mempertahankan nutrisinya.

Paling tidak, nutrisi sayuran yang dimasak dalam microwave lebih terjaga dibanding sayuran yang dimasak dengan cara direbus. Ini karena waktu memasak di microwave terbilang lebih singkat. Air yang digunakan juga lebih sedikit.

8. Minuman beralkohol

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (2)Foto: Istimewa

Menggunakan minuman alkohol saat masak sering kali dilakukan. Lalu ada yang menganggap hidangan ini aman dikonsumsi anak kecil karena alkohol akan hilang saat dimasak.

Faktanya, penelitian menunjukkan bergantung pada metode, suhu dan waktu memasak, paling tidak 45 persen alkohol masih tersisa di makanan yang direbus perlahan atau dipanggang menggunakan minuman alkohol.

9. Melumerkan daging

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (2)Foto: Istimewa

Praktik melumerkan daging di suhu ruangan masih sering dilakukan. Hal ini dianggap aman tanpa cemaran bakteri. Tapi jangan lagi melakukan hal ini karena jumlah bakteri bisa berkali-kali lipat lebih banyak saat daging didiamkan di suhu ruang.

Cara terbaik melumerkan daging beku adalah dengan menaruhnya di kulkas bagian bawah terlebih dahulu, atau merendamnya di air dingin.

10. Salad dengan mayonnaise

Dulu Diyakini Benar, 10 Anggapan Soal Makanan Ini Tak Lagi Dipercaya (2)Foto: Istimewa

Saat menikmati makan buffet, sering kali Anda menemui salad dengan mayonnaise siap santap. Kalau dulu Anda menganggap makanan ini tetap enak meski sudah dibiarkan lama di suhu ruangan, jangan lakukan lagi.

Pasalnya makanan yang rentan basi seperti dengan mayonnaise membutuhkan penyimpanan khusus. Makanan ini harus disimpan di kulkas dan jika dibiarkan di suhu ruang maksimal 2 jam saja. (lus/odi)