Hii.. Kebiasaan Tiup Lilin Kue Ulang Tahun Picu Penyebaran Bakteri

Dewi Anggraini - detikFood Kamis, 30 Nov 2017 16:10 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Meniup lilin kue ulang tahun jadi ritual tiap tahun. Tapi siapa sangka kebiasaan ini ternyata bisa menyebarkan bakteri seperti halnya saat berbagi makanan.

Tiup lilinnya sekarang juga! Begitu lagu yang Anda nyanyikan sebelum teman meniup lilin pada kue ulang tahunnya. Hal ini memang menyenangkan, namun sebuah penelitian mengungkap kebiasaan itu menyebarkan bakteri pada kue hingga 1.400%.

"Memakan kue yang lilinnya ditiup orang, level bakterinya sama dengan berbagi makanan dengan orang lain," ujar Dr. Christopher Hollingsworth, ahli bedah endovaskular di NYC Surgical Associates pada Today (30/11).

Hii.. Kebiasaan Tiup Lilin Kue Ulang Tahun Picu Penyebaran Bakteri Foto: (Thinkstock)

Baca juga: Mau Coba? Ini Dia Kue Ulang Tahun Asal Jepang dari Lembaran Daging

Jumlah bakteri pada kue yang ditiup, tergantung seberapa kencang Anda meniup lilinnya. Peneliti mencoba menghitung berapa bakteri yang ada pada satu tiupan. Sebelumnya ia juga memakan pizza agar mulutnya memproduksi air liur. Hasilnya, satu tiupan meningkatkan jumlah bakteri hingga 120.000%.

Dr. Marc Leavey, seorang ahli penyakit dalam di Lutherville, Meryland, mengatakan bahwa hal ini sebenarnya teka teki dunia medis yang sudah ada sejak 40 tahun lalu. Ia coba menanyakan pendapat pada keempat anaknya mengenai hal ini.

"Satu dari anak perempuannya mengakui jika beberapa ibu cemas akan hal ini dan mengganti kue dengan cupcakes sebagai solusinya," ujar Dr. Leavy.

Lain halnya dengan Dr Bobbi Pritt, kepala ahli patologis di Mayo Clinic, mengatakan bahwa ia pernah menjumpai seseorang yang sakit akibat memakan kue ulang tahun.

Hii.. Kebiasaan Tiup Lilin Kue Ulang Tahun Picu Penyebaran Bakteri Foto: iStock

Baca juga:
Kue Ulang Tahun Ini Disebut Gagal, Kenapa Ya?

Anda mungkin sulit untuk melihat butiran bakteri yang terdapat pada air liur Anda. Namun Anda dapat merasakannya saat pagi hari. Bau mulut di pagi hari adalah akibat dari bakteri. Tapi bakteri ini membantu Anda untuk mencerna makanan.

"Sebagai dokter gigi dan ahli bakteriologi, saya ingin menjelaskan bahwa sebagian bakteri, termasuk bakteri mulut sebenarnya baik," Ujar Harold Katz DDS, penemu California Breath Clinics.

Bakteri mulut yang baik dapat melawan patogen infeksius. Tapi bakteri mulut jahat dapat menyebabkan radang tenggorokan dan infeksi telinga. The CDC melaporkan berjuta kasus radang tenggorokan di US. Sekitar 1.100 dan 1.600 orang meninggal karena komplikasi radang tenggorokan.

(adr/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com