Kimchi Jadi "Google Doodle" Hari Ini, Ada Apa Ya?

Lusiana Mustinda - detikFood Rabu, 22 Nov 2017 12:40 WIB
Foto: Google
Jakarta - Hari ini saat Anda membuka laman Google, akan terlihat beragam bahan untuk membuat kimchi. Ada sawi, wortel, daun bawang, bawang putih, cabai hingga lobak.

Kimchi merupakan makanan tradisional Korea yang dibuat dari hasil fermentasi sayuran yang diberi bumbu merah khas Korea. Kimchi dijadikan sebagai doodle oleh Google hari ini bukan tanpa alasan. Di Korea Selatan, tepat pada tanggal 22 November dijadikan sebagai Kimchi Day.

Jika ditilik dari sejarahnya, kimchi sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Di Korea, hampir semua ibu rumah tangga piawai membuat ratusan jenis kimchi. Selain itu, kimchi juga pernah masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia.

Kimchi asal Korea Selatan yang enak dinikmati dengan nasi hangat.Kimchi asal Korea Selatan yang enak dinikmati dengan nasi hangat. Foto: iStock

Baca juga: Kimchi Korea Utara Akan Diberikan Status Warisan Budaya UNESCO

Dalam proses pembuatannya, sawi putih dipotong-potong menjadi ukuran kecil, kemudian direndam dalam air garam selama semalam. Lobak yang dibumbui dengan bubuk cabai kemudian dicampurkan dengan bumbu seperti bawang bombay, jahe, bawang putih, fermentasi udang serta anchovy (ikan teri).

Dikutip dalam Independent beberapa waktu lalu, kimchi bukan sekedar fermentasi sayuran, tetapi sudah menyangkut budaya penting Korea. Rakyat Korea Selatan mengonsumsi kimchi sekitar 1,5 ton per tahun. Bukan hanya makan kimchi, di Korea juga ada ritual membuat kimchi yang disebut Kimjang.

Ritual ini telah ditetapkan UNESCO sebagai salah satu menjadi warisan kebudayaan non benda. Dalam ritual ini, melibatkan seluruh warga desa bekerjasama untuk membuat ratusan fermentasi sawi putih menjadi makanan bernutrisi. Mengingat di masa lalu Korea pernah alami kemiskinan dan kelaparan.

Proses membuat kimchi.Proses membuat kimchi. Foto: iStock

Kimchi yang sudah dibuat disimpan dalam guci keramik dan diletakkan di bawah tanah sebagai persediaan sayuran sepanjang musim. Pembuatan kimchi di pedasaan juga dapat membentuk persatuan. Karena jahe, wortel, daun bawang dan bumbu lainnya disiapkan secara gotong-royong.

Para wanita membuat kimchi bersama-sama.Para wanita membuat kimchi bersama-sama. Foto: Istimewa

Pertemuan di saat membuat kimchi merupakan waktu untuk menjalin kerjasama sosial. Perjodohan, pertengkaran dan gosip terjadi saat pembuatan kimchi ini. Apalagi pembuatan kimchi hanya bisa dilakukan oleh wanita. Mereka percaya bila ada laki-laki saat pembuatan kimchi maka kimchi akan tidak enak rasanya.

Setelah selesai membuat kimchi, mereka nantinya akan menikmatinya bersama-sama dengan nasi hangat dan juga lauk yang gurih. Nyam, selamat Hari Kimchi!

Baca juga: Korea Selatan Berhasil Gunakan Kimchi untuk Diplomasi Kuliner (lus/lus)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com