Bagaimana Ya Rasanya Keripik Kentang dengan Rasa Fermentasi Sushi?

Lusiana Mustinda - detikFood Sabtu, 14 Okt 2017 12:19 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Anda pecinta keripik kentang? Biasanya keripik kentang rasanya gurih enak. Tapi, kali ini justru dibuat dengan paduan rasa narezushi.

Narezushi ini berbeda dengan sushi zaman sekarang. Keduanya memiliki penampilan yang berbeda, kalau sushi modern menggunakan nasi hangat dan ikan segar, lain halnya dengan narezushi yang punya aroma lebih tajam.

Narezushi yang paling terkenal adalah funazushi dari prefektur Shiga, yang dibuat dengan campuran garam dan kemudian ikan diolah dengan cara penyimpanan bertahun-tahun sehingga tercipta rasa yang unik. Jika ditilik dari sejarahnya, sushi ini sudah ada dari 1.000 tahun lalu, sushinya menggunakan spesies ikan jenis mas yang didapatkan dari danau terbesar di Jepang bernama Danau Biwa.

Bagaimana Ya Rasanya Keripik Kentang dengan Rasa Fermentasi Sushi?Foto: Istimewa

Baca juga: Kriuk Renyah! Ini The Whole Shabang, Keripik Kentang Favorit Narapidana di Amerika

Karena diolah dengan cara fermentasi, tentu aromanya sangat menyengat dan cenderung bau. Funazushi dikatakan memiliki rasa yang lebih menjijikan daripada natto, kacang kedelai fermentasi dan kusaya kering, ikan yang diolah dengan cara fermentasi yang berbeda (kering).

Sayangnya, karena teknik yang digunakan masih tradisional, tak semua daerah membuat funazushi. Hanya sebagian besar yang hingga kini masih memilikinya yaitu sebuah pedesaan di Prefektur Shiga.

Eksportir keripik kentang bernama Calbee akan merilis keripik kentang rasa funazushi pada tanggal 13 November mendatang. Sebungkus keripik kentang rasa sushi kuno ini dijual dengan harga 120 yen atau sekitar Rp 14.500. Namun, keripik kentang ini hanya akan dijual di beberapa wilayah Kansai termasuk Osaka, Kyoto, Shiga dan tiga prefektur lainnya.

Bagaimana Ya Rasanya Keripik Kentang dengan Rasa Fermentasi Sushi?Foto: Istimewa

Dikutip dalam Sora News 24 (12/10), mungkin saja pasokan terbatas ini karena keripiknya dibumbui dengan ikan berjenis ikan mas yang sebenarnya ditangkap dari Danau Biwa yang digiling kemudian diolah menjadi bubuk.

Calbee sudah melakukan 60 kali percobaan dan kesalahan lebih banyak daripada yang biasa dilakukan dengan rasa kentang konvensional. Walaupun tak semua orang menyukainya, akan tetapi perusahaan ini menargetkan orang-orang yang penasaran bahkan kangen dengan makanan kuno ini.

Baca juga: Wasabi, Shoyu dan Mentaiko, Paduan Rasa Unik Keripik Kentang di Jepang

(adr/odi)