Pakai Sarung Tangan Saat Meracik Makanan Tak Jamin Makanan Pasti Bersih

Regita Lorena - detikFood Kamis, 03 Agu 2017 05:48 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Dalam memasak dan meracik makanan chef dan petugas dapur memakai sarung tangan. Meski demikian bukan berarti bebas bakteri dan higienis.

Pemakaian sarung tangan dalam menangani makanan merupakan syarat wajib. Meski demikian banyak kejadian keracunan akibat makanan terkontaminasi bakteri.
Sarung tangan menjadi standar keamanan makanan Karena orang percaya sarung tangan dapat mencegah kontaminasi makanan.

Baca juga : California Tarik Kembali Peraturan Wajib Pakai Sarung Tangan bagi Pegawai Restoran

Pakai Sarung Tangan Saat Meracik Makanan Tak Jamin Makanan Pasti BersihFoto: iStock

Bertolak belakang dengan apa yang dipercaya, ternyata memakai sarung tangan saat menyiapkan makanan dapat menyebarkan patogen atau bakteri pada makanan. Timothy Fisher, seorang Fresh Food Department Manager dan lulusan Culinary Institute of America (CIA), memberikan penjelasan pada foodbeast (1/8).

"Orang yang terus memakai sarung tangan, menyentuh barang lain selain makanan. Secara teknis. Mereka seharusnya mengganti sarung tangan saat menyentuh benda lain yang bukan makanan.

Standar kesehatan juga menyarankan bahwa sebelum memakai sarung tangan, Anda harus mencuci tangan terlebih dahulu. Sarung tangan baru berarti butuh banyak waktu," ungkap Fisher.

Pakai Sarung Tangan Saat Meracik Makanan Tak Jamin Makanan Pasti BersihFoto: iStock

Ia juga menambahkan bahwa sebagian besar konsumen dan pekerja makanan pemula memiliki keyakinan bahwa menggunakan sarung tangan berarti bersih. Tapi tidak ada yang tahu sudah berapa kali sarung tangan itu dilepas, bagaimana dengan keringat tangan mereka dan apakah mereka sudah mencuci tangan.

Peneliti keamanan pangan juga sepakat dengan pendapat Fisher. Sebuah studi 2004 dari Majalah Food Safety mengungkapkan bahwa ada 50% kemungkinan terjadinya kebocoran sarung tangan. Berarti ada kemungkinan ribuan partikel bakteri atau virus yang dapat masuk ke dalam makanan.

Masalah besar lainnya adalah penggunaan sarung tangan menyebabkan kurangnya praktek mencuci tangan. Dalam penelitian tersebut, banyak pekerja layanan makanan mengungkapkan bahwa mereka tidak selalu mencuci tangan dan mengganti sarung tangan.

Pencucian tangan yang benar adalah kunci untuk mencegah kontaminasi pada makanan. Itu berarti, sarung tangan bukan sesuatu yang dapat menjaga keamanan pangan. Dengan memakai sarung tangan, mereka hanya akan mencuci tangan sebanyak 27%dari waktu yang dianjurkan.

Sarung tangan tentu saja harus dipakai dengan benar. Seperti yang dikatakan Fisher, mencuci tangan sangat penting sebelum memakai sarung tangan, sehingga kontaminasi makanan dapat dihindari.

Baca juga : Saat Memasak Pakailah Sarung Tangan Tinju Anti Panas Ini! (odi/odi)
Load Komentar ...