Mau Mengolah Serangga Jadi Santapan Lezat? Pelajari Buku Ini Dulu

Annisa Trimirasti - detikFood Senin, 10 Apr 2017 06:20 WIB
Foto: Nordic food Lab Foto: Nordic food Lab
Jakarta - Serangga jadi pangan masa depan. Untuk panduan mengolah serangga, buku ini memberikan informasinya lengkap.

Selama bertahun-tahun PBB telah meminta orang untuk berhenti konsumsi daging dan memilih sajian yang lebih berkelanjutan, sehat dan kaya protein. Seperti serangga termasuk kumbang, ulat, dan tawon.

Mau Mengolah Serangga Jadi Santapan Lezat? Pelajari Buku Ini DuluFoto: Nordic food Lab

Pesan tersebut diterima dengan baik oleh ilmuwan di Nordic Food Lab di Copenhagen, Denmark, yang memutuskan menulis buku tentang serangga berjudul 'On Eating Insect'. Nordic Food Lab adalah laboratorium yang didirikan oleh chef Noma, Rene Redzepi dan rekannya, Claus Meyer.

Buku terbitan Phadion ini menampilkan ulasan, cerita, juga resep yang menantang citarasa masyarakat Eropa tentang gagasan mengonsumsi makhluk bersayap, bercangkang keras ataupun berantena tersebut. Meskipun beberapa chef seperti Redzepi telah memasukkan serangga dalam menu utamanya, sajian ini belum menjadi sesuatu yang lazim terkecuali di beberapa daerah. Seperti di Belanda dan Swiss dijual aneka burger dan keripik serangga.

Mau Mengolah Serangga Jadi Santapan Lezat? Pelajari Buku Ini DuluFoto: Nordic food Lab

"Konsep makan serangga telah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir di Barat. Namun sedikit yang tertulis tentang bagaimana menyiapkan serangga sebagai hidangan," sinopsis buku yang juga ditulis oleh Josh Evans, Roberto Flore dan Michael Bom Fost ini.

"On Eating Insect adalah buku pertama yang menampilkan pandangan menyeluruh akan serangga. Buku ini sajikan esai pentingnya menyantap serangga dari berbagai sisi budaya, ekologi, serta politik. Bersama dengan cerita pengalaman langsung mencicipinya juga resep dari Nordic Food Lab," demikian yang diungkap dalam buku tersebut.

Dalam buku ini, misalnya, Evans menceritakan diskripsi pengalamannya mengunyah larva. "Saya mengupas serangga ini dan tampak larva putih gemuk yang kemudian saya taruh di mulut. Kulitnya meleleh di lidah. Itu terasa lembut dan berlemak dengan rasa samar melon madu, almond segar, dan alpukat. Manis sesaat dan menyisakan rasa gurih," ungkap Evans.

Mau Mengolah Serangga Jadi Santapan Lezat? Pelajari Buku Ini DuluFoto: Nordic food Lab

"Teksturnya berbeda, seperti punya kesan mewah. Saya makan lagi dengan perlahan, rasanya seperti cahaya matahari dan panas bersinar masuk melalui kelopak mata saya yang tertutup," ujarnya seperti dikutip dari CTV News (8/4/17)

'On Eating Insect : Essay, Stories and Recipes' mulai dipasarkan pada 1 Mei mendatang seharga $75 atau sekitar Rp. 1 juta.

Karena mulai populer sebagai sumber protein ramah lingkungan makin banyak orang mengolah serangga. Permintaan akan serangga layak konsumsi juga terus meningkat. (ani/odi)
Load Komentar ...