Restoran Ini Hadirkan Sesi Terapi bersama Psikolog untuk Pegawainya

Restoran Ini Hadirkan Sesi Terapi bersama Psikolog untuk Pegawainya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 07 Mar 2017 08:41 WIB
Foto: Grub Street
Jakarta - Lingkungan kerja di restoran bisa memicu stress tinggi. Karenanya El Celler de Can Roca datangkan psikolog untuk sesi terapi pegawainya.

Nama El Celler de Can Roca sudah tak asing di kalangan pemerhati industri restoran. Restoran di Girona, Spanyol ini sudah berdiri lebih dari 30 tahun. Bintang 3 Michelin juga berhasil diraih restoran dengan sajian tradisional Catalan ini.

Nama El Celler de Can Roca bahkan kerap bertengger di daftar restoran terbaik dunia. Baru-baru ini restoran ramai diperbincangkan. Bukan karena prestasi kulinernya melainkan fasilitas terapi yang diadakan untuk pegawainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Restoran Ini Hadirkan Sesi Terapi bersama Psikolog untuk PegawainyaFoto: Grub Street

Seorang psikolog didatangkan khusus tiap minggu untuk memberi sesi terapi. "Dapur memiliki temperatur tinggi dan banyak orang bekerja dengan kecepatan tinggi, sangat dekat satu sama lain. Dan mereka membawa pisau di tangan. Benar-benar tempat yang bisa memicu ketegangan, ujar psikolog Imma Puig seperti diberitakan The New York Times (28/2).

Sebanyak 60 pegawai El Celler de Can Roca harus melayani pengunjung setiap hari. Pelayanan dituntut sempurna karena ekspektasi pengunjung yang luar biasa. Pasalnya bersantap di sini perlu menunggu hingga 11 bulan.

Merekapun perlu membayar setidaknya 190 USD (Rp 2,5 juta) untuk sekali bersantap. Sesi terapi berupa diskusi bersama seluruh pegawai. Temanya membahas tiap aspek di restoran terkecuali makanan. Misalnya tentang rencana mengubah suasana ruang ganti mereka.

Puig menanyakan apa yang diinginkan mereka dari ruang ganti. Apakah mereka butuh ruang khusus untuk berkaca? Perlukah menghadirkan area khusus untuk berdandan?

"Saya tadinya tidak berpikir tentang ini, tetapi ruang ganti ternyata menentukan mood bagaimana Anda memulai kerja," ujar Chef Nacho Baucells usai sesi terapi.

Tiap minggu Puig mengadakan sesi terapi dengan grup pegawai berbeda. Sering kali mencampurkan pegawai dapur dan pelayan untuk bantu memecah divisi antar keduanya.

Restoran Ini Hadirkan Sesi Terapi bersama Psikolog untuk PegawainyaFoto: Grub Street

Joan Roca
, pemilik restoran, mengaku tak tahu apakah ada restoran lain yang menggunakan jasa psikolog. Namun ia yakin akan banyak yang mengikuti langkahnya.

"Kita semua terobsesi akan apapun yang salah di peralatan dapur kita, tapi sering kali tidak memperhatikan masalah pada 'mesin' manusia," ujar Roca. Sementara itu Puig yakin emosi bisa mempengaruhi makanan.

"Hidangan yang dibuat di bawah ketegangan dan suasana hati buruk tentu akan menghasilkan rasa berbeda," pungkasnya. (adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads