Restoran Sup Ini Donasikan Seluruh Keuntungannya untuk Amal

Restoran Sup Ini Donasikan Seluruh Keuntungannya untuk Amal

Sonia Permata - detikFood
Jumat, 03 Feb 2017 13:53 WIB
Foto: Michael Persico
Jakarta - Mengelola restoran berharap keuntungan. Namun, sebuah restoran di Philadephia justru menyumbangkan semua keuntungan untuk amal.

Minggu ini, restoran Rooster Soup Company resmi dibuka di pusat kota Philadelphia, Amerika. Restoran yang dikelola oleh Chef Erin O'Shea ini, menyediakan banyak makanan. Mulai dari biskuit hingga chicken sandwhich.

Semua keuntungan yang didapatkan dari restoran ini, akan disumbangkan untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan di Philadelphia. Melalui organisai Broad Street Ministry Hospitality Collaborative.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diberitakan oleh Bon Appetit (27/01/17) kegiatan amal ini, setidaknya telah menyajikan lebih dari 80.000 porsi di Philadelphia pada tahun 2016. Mereka juga menerima sumbangan pakaian, menerima surat, dan mendistribusikannya sumbangan kepada yang membutuhkan. Awalnya restoran ini hanya berbentuk stand atau gerai.

Restoran Sup Ini Donasikan Seluruh Keuntungannya untuk AmalFoto: Michael Persico


Ide ini muncul ketika banyaknya sisa bahan makanan yang dibuang sia-sia. "Kami memiliki banyak bahan produk sampingan," ungkap Steve Cook, salah satu chef dari lima chef yang berkerja di restoran ini. Mereka tergabung dalam proyek CooknSolo.

Sebelumnya mereka telah melakukan kegiatan amal yang sama, dengan membuka Federan Donuts, yang diperkirakan akan menjadi proyek singkat. Namun, suksesnya kegiatan amal ini membuat mereka membuka tiga lokasi baru, dengan menggunakan sisa ayam yang tidak terpakai dari donat dan ayam goreng.

Sebelumnya mereka telah melakukan kegiatan amal yang sama, dengan membuka Federan Donuts. Hingga saat ini restoran Rooster masih menyeleksi pegawai. Banyak orang yang tertarik membantu setelah mengetahui bahwa Rooster dibuka untuk misi amal.

Restoran Sup Ini Donasikan Seluruh Keuntungannya untuk AmalFoto: Michael Persico


"Kami harus melakukan sesuatu untuk menggunakan limbah makanan ini, dan kami berpikir mungkin ini bisa dijadikan sebagai tujuan yang mulia," ungkap Steve. Saat itulah ia menyadari bahwa mereka dapat menggunakan sisa ayam sebagai kaldu dan membuka restoran yang menyajikan berbagai jenis sup.

Pada tahun 2014, restoran amal milik mereka mulai dikenal. Ada sekitar 1.500 orang yang berkunjung.

"Kita punya sumber bantuan yang diandalkan. Setiap pembukaan restoran pasti sulit, jadi memiliki orang-orang yang dapat membantu benar-benar bermanfaat. Jika kita dibanjiri oleh pengunjung dan perlu menggunakan dapur lain, kita bisa pergi ke restoran Federal Donuts dan Zahav. Mereka sangat membantu," pungkas Steve.

Restoran Sup Ini Donasikan Seluruh Keuntungannya untuk AmalFoto: Michael Persico


Restoran Rooster ini, tidak ada bedanya dengan restoran pada umumnya. Pengunjung akan disambut dengan staf yang membukakan pintu. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau.

Beberapa menu seperti sandwich, sup, dan hidangan sarapan lainnya harganya di atas $10 atau sekitar Rp. 135.000.

Bagaimana restoran non-profit ini terus berjalan? Hal ini tidak lepas dari Federal Donuts dan restoran Zahav yang terus memasok bahan makanan yang dibutuhkan oleh Rooster.

Ketika Steve dan yang lain membutuhkan bantuan di dapur, maka banyak orang yang mau membantu mereka. (msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads