'Golden Shower,' Burger Penuh Kontroversi Donald Trump

'Golden Shower,' Burger Penuh Kontroversi Donald Trump

Sonia Permata - detikFood
Senin, 16 Jan 2017 14:50 WIB
Foto: nevinmartell/Instagram
Jakarta - Burger ini tengah hangat dibicarakan di Amerika. Disebut sebagai burger penuh kontroversi yang terinspirasi dari Donald Trump.

Walau sekilas burger 'Golden Showers' ini terlihat seperti burger biasa tetapi punya kisah menarik di balik pembuatannya. Banyak yang mendukung burger ini, dan banyak juga yang tidak suka.

Dikabarkan oleh huffingtonpost (13/01/17), kontroversi burger ini dimulai setelah situs Buzzfeed menerbitkan dokumen rahasia pada awal pekan ini. Dokumen yang membeberkan bahwa Donald Trump, pernah menyewa beberapa wanita panggilan untuk melakukan 'golden shower' di hadapan mereka ketika berkunjung ke Moskow, Rusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

'Golden shower' merupakan sebuah sebutan bila orang buang air kecil di mulut orang lain. Kabar ini pun kini menjadi hangat diperbincangkan oleh masyarakat Amerika. Karena Donald Trump sebentar lagi akan dilantik secara resmi sebagai presiden Amerika Serikat.

<i>'Golden Shower,'</i> Burger Penuh Kontroversi Donald TrumpFoto: nevinmartell/Instagram

Hal inilah yang menginspirasi sebuah restoran untuk membuat burger Golden Shower sebagai menu baru mereka.

Pekan lalu, Community Restaurant and Lounge yang berlokasi di Bethesda, Maryland meluncurkan The Golden Shower Burger yang diciptakan oleh pemilik restoran, Mark Bucher, dan seorang penulis Nevin Martell.

Burger ini dibandrol dengan harga $ 20 atau sekitar Rp. 270.000 rupiah, dan $5 atau sekitar Rp. 70.000 akan disumbangkan kepada gerakan organisasi Planned Parenthood. Organisasi ini bergerak dalam keluarga berencana. Burger ini dengan cepat jadi populer.

"Akhir cerita yang menyenangkan! Dihiasi dengan keju cheddar cheddar leleh di kelilingnya dengan mustard berwarna kuning, diakhiri dengan acar yang sangat kecil. Disajikan dengan donat lapis lemon untuk menciptakan kenangan yang menyenangkan," tulis Martell dalam foto burger 'Golden Shower' yang diunggah melalui akun Instagramnya.

Martell kemudian menjelaskan kepada The Huffington Post melalui email tentang bagaimana dia dan Mark Bucher mendapatkan ide untuk membuat burger ini.

"Kami membicarakan tentang pemberitaan skandal seks Trump di Moskow yang diterbitkan oleh dokumen rahasia yang tersebar luas. Setelah memikirkan bahwa hal ini perkara politik, kami pun berpikir bagaimana caranya agar kita bisa memanfaatkan momen buruk ini untuk melakukan beberapa hal baik. Mark pandai menciptakan burger, jadi kami memutuskan untuk berkerja sama membuat Golden Shower burger ini," ungkap Martell.

<i>'Golden Shower,'</i> Burger Penuh Kontroversi Donald TrumpFoto: nevinmartell/Instagram

Martell menjelaskan bahwa burger hanya terjual 10 buah, meskipun burger ini menyebabkan banyak kontroversi di halaman Facebook maupun situs Yelp. Banyak simpatisan Trump yang membanjiri halaman dengan ulasan dan komentar yang buruk.

"Bagaimana saya bisa makan di sebuah restoran yang memberikan dana kepada organisasi Planned Parenthood? Organisasi ini tertangkap menjual bagian tubuh bayi yang dipotong-potong untuk kepentingan mereka sendiri, tahun lalu. Saya tidak bisa, makan, atau merekomendasikan restoran yang mendukung pembunuhan pada bayi." ungkap salah satu simpatisan Trump yang memberikan review buruk pada restoran ini.

Tapi banyak juga yang berpendapat sebaliknya, dan memberikan rating serta ulasan yang bagus serta mendukung.

"Tampaknya banyak orang yang ingin meninggalkan ulasan di sini tentang keyakinan pribadi mereka, bukannya mengulas tentang makanan yang disajikan. Jadi saya akan melakukan sebaliknya, dan memberikan restoran ini bintang lima untuk kreativitas mereka dan untuk memerangi orang-orang dengan komentar negatif." tulis seorang pelanggan yang memberikan ulasan positif.

(/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads