Dilansir dari japantoday.com (31/12/16), sebuah buku berjudul 'The Oxford Companion to Cheese' telah diterbitkan oleh Oxford University Press. Buku ini memuat 850 entri termasuk tradisi pembuatan keju kuno dan modern, variasi keju dari seluruh dunia, juga pengaruh budaya dan sejarah dalam pembuatan keju.
Rob Kaufelt, pemilik gerai keju di New York, Murray's Cheese, mengatakan bahwa buku ini adalah suatu ensiklopedia yang ditunggu-tunggu semua orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: JapanToday |
Beberapa hal yang dapat Anda lihat dalam buku ini misalnya, ada Robiola di Roccaverano, keju bulat kecil dari susu kambing atau kombinasi susu sapi dan kambing. Ada juga lor, keju tradisional Iran dan Laguiole, pressed cheese mentah bentuk silinder seberat 49 kg yang ada pada abad ke-12.
Buku ini juga menceritakan tentang domba, kambing, yak, bahkan rusa kutub yang susunya digunakan untuk membuat keju, berbagai masakan dari keju seperti fondue dan poutine, ilmu ilmiah dalam pembuatan keju, juga referensi sejarah tentang keju yang pernah tertulis dalam karya Homer, Odyssey serta budaya-budaya yang terkait dengan keju.
Foto: GettyImages |
Nora juga menambahkan, buku ini terbit di saat yang tepat mengingat banyak siswa sekarang yang terobsesi dengan makanan dan mereka ingin tahu segalanya tentang makanan. Termasuk sejarah ditemukannya dan bagaimana itu diproduksi.
Donnelly mengungkapkan bahwa kekhawatiran global mengenai peraturan yang mungkin merugikan cara keju diproduksi selama berabad-abad adalah salah satu alasan banyaknya kontributor buku ini, total 325 dari 35 negara. Mereka begitu bersemangat menulis tentang keju dan sejarahnya.
Foto: Makanansehat.jkt |
'The Oxford Companion to Cheese' seperti buku ensklopedi lainnya tentang wine, makanan, dan bir dari Oxford University Press dijual seharga $65 (Rp.878.000)
(ani/odi)

Foto: JapanToday
Foto: GettyImages
Foto: Makanansehat.jkt
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN