Dikabarkan oleh telegraph.co.uk (21/12/16), studi pada hampir 1000 orang dewasa menunjukkan bahwa makan daging olahan secara teratur seperti bacon, salami, sosis dan ham terkait dengan semakin buruknya kondisi asma.
Daging yang diproses dan diolah kaya nitrat sehingga membuat saluran nafas panas dan mempertinggi risiko serangan asma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
terdiri dari 1 sosis atau 2 iris ham yang biasa dimakan sebagai isian sandwich.
Foto: Telegraph/Mirror |
Pada mereka dengan gejala memburuk, rata-rata adalah mereka yang mengonsumsi daging olahan tiap minggunya.Data menyebutkan 14% menjadi lebih buruk dengan konsumsi 1 porsi daging per minggu dan 22% menjadi lebih buruk dengan paling tidak makan 4 porsi daging olahan seminggu.
Foto: Telegraph/Mirror |
Hasil studi oleh Paul Brousse Hospital pada journal Thorax ini hanya menyumbang 14% dari kesimpulan total karena penelitian bersifat observasional. Hanya mengandalkan ingatan responden akan kebiasaan sehari-hari mereka.
Foto: Telegraph/Mirror |
Tahun lalu, WHO memicu kontroversi saat menyebut daging olahan adalah ancaman kanker setara dengan rokok, arsenik, dan alkohol. World Cancer Research Fund pun telah mengatakan ada bukti kuat bahwa daging olahan meningkatkan risiko kanker (ani/odi)

Foto: Telegraph/Mirror
Foto: Telegraph/Mirror
Foto: Telegraph/Mirror
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN