Telur Bernutrisi untuk Sarapan

Apakah Makan Telur Setiap Hari Aman untuk Kesehatan?

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 30 Nov 2016 17:01 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Telur banyak dipilih saat sarapan. Bahkan jadi menu praktis populer untuk makan siang dan malam. Namun amankah mengonsumsi telur setiap hari?

Dilihat dari segi nutrisi, telur termasuk makanan dengan nutrisi lengkap. Tiap telur ukuran besar mengandung 70 kalori.

Telur juga merupakan sumber protein yang sangat baik. Bahkan kandungan asam amino esensial didalamnya membuat protein telur termasuk kategori kualitas tinggi.

Sementara itu, konsumsi kuning telur juga berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker. Ada juga selenium, vitamin B, dan vitamin D yang didapat saat kita mengonsumsi telur.

Dengan semua nutrisi baik tersebut, apakah aman mengonsumsi telur setiap hari? Kepada Today (17/6), ahli gizi Elisa Zied memberikan tanggapannya.

Apakah Makan Telur Setiap Hari Aman untuk Kesehatan?Foto: iStock

Menurut Zied bukti-bukti ilmiah belum sepenuhnya jelas menjawab aman atau tidaknya mengonsumsi telur setiap hari. Ia mencontohkan beberapa hasil penelitian yang menunjukkan manfaat konsumsi telur.

Sebuah studi tahun 2016 di American Journal of Clinical Nutrition, misalnya, menemukan makan 1 butir telur setiap hari tidak berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Hal ini sekaligus mematahkan mitos yang menyebut makan telur langsung meningkatkan kadar kolesterol tubuh.

Ada pula penelitian yang membuktikan konsumsi telur memberi rasa kenyang lebih lama. Juga bantu seseorang makan lebih sedikit. Penelitian dalam European Journal of Nutrition ini berlangsung tahun 2013 dengan melibatkan 30 pria sehat sebagai partisipan.

Mereka diminta mengonsumsi 3 menu sarapan yaitu telur dengan roti panggang, cornflakes dengan susu, dan roti panggang atau croissant dengan orange juice. Namun menu sarapan tersebut dilahap bergantian dalam minggu berbeda.

Hasilnya para partisipan yang sarapan telur merasa lebih kenyang dan keinginan makannya lebih sedikit dibanding saat melahap menu sarapan lain. Ketika makan siang dan makan malampun, mereka makan lebih sedikit.

Meski begitu Zied mengingatkan telur juga mengandung lemak jenuh. Konsumsi lemak jenuh berlebih terbukti meningkatkan jumlah kolesterol jahat dalam tubuh. Risiko penyakit jantungpun bisa bertambah.

Apakah Makan Telur Setiap Hari Aman untuk Kesehatan?Foto: iStock

Sebagai perbandingan, 1 butir telur besar mengandung 180 mg kolesterol. Sementara tiap orang dianjurkan mengonsumsi makanan mengandung kolesterol tidak lebih dari 300 mg per hari.

Jumlah ini disarankan menjadi 200 mg per hari oleh American Heart Association and National Cholesterol Education Program (NCEP) untuk mereka yang mengidap penyakit jantung, diabetes tipe 2, atau kolesterol tinggi.

Karenanya American Heart Association menyarankan konsumsi telur maksimal 1 butir per hari atau 7 butir per minggu.

Zied sepakat bahwa jumlah konsumsi telur per hari perlu diperhatikan. Terlebih seseorang sulit memastikan berapa banyak telur atau produk makanan mengandung telur yang dikonsumsinya setiap minggu.

Ia menyarankan saat membuat hidangan telur seperti omelet hanya menggunakan 1 butir telur saja. Tambahkan sedikit putih telur jika suka. Dan jangan lupa memasukkan sayuran segar.

(adr/odi)