Gurihnya Kuah Santan

Mie Berpadu Kuah Santan Gurih Wangi dalam Semangkuk Lakso

Maya Safira - detikFood Kamis, 17 Nov 2016 18:41 WIB
Foto: Palembanginfo
FOKUS BERITA Gurihnya Kuah Santan
Jakarta - Lakso mengingatkan kita pada laksa. Tapi sebenarnya, lakso merupakan sajian berkuah santan yang populer di Palembang dan Bangka Belitung.

Lakso dari kedua daerah itu berbeda dengan laksa Bogor maupun Banjarmasin. Lakso tersusun dari mie putih kenyal yang disiram kuah kental gurih.

Adonan mie pada lakso memakai campuran tepung beras, tepung sagu, dan air. Kemudian diuleni sampai licin. Baru dibentuk seperti mie, dicetak mirip cetakan putu mayang. Selanjutnya dipilin sampai mirip pempek keriting.

Mie Berpadu Kuah Santan Gurih Wangi dalam Semangkuk LaksoFoto: Palembanginfo



Sajian lakso diberi kuah berwarna kekuningan yang ditambahkan rempah-rempah, termasuk kunyit. Kuahnya cukup mirip dengan burgo. Tapi lakso lebih kuning.

Bumbu lainnya ada kemiri, ketumbar, bawang merah dan bawang putih. Tidak ketinggalan penggunaan ikan tenggiri.

Mie Berpadu Kuah Santan Gurih Wangi dalam Semangkuk LaksoFoto: Palembanginfo


Mie yang disiram kuah bercampur serpihan daging ikan akan terasa makin nikmat. Enaknya dimakan hangat. Apalagi jika ditambah sambal dan bawang merah goreng, pastinya lebih mantap.

Di Palembang maupun Bangka Belitung, lakso bisa dinikmati di warung pinggir jalan hingga restoran. Kebanyakan punya rasa enak karena memakai bahan ikan laut segar. (msa/odi)
FOKUS BERITA Gurihnya Kuah Santan