Pedas Renyah Gehu, Tahu Isi dari Kota Kembang

Annisa Trimirasti - detikFood Kamis, 03 Nov 2016 17:12 WIB
Foto: pinterest Foto: pinterest
Jakarta - Gorengan jadi makanan favorit banyak orang. Salah satunya gehu, tahu pedas khas dari Bandung.

Dari semua jenis gorengan, tahu adalah salah satu yang paling disukai orang. Dari tahu pong, tahu sumedang, atau tahu isi banyak dijajakan di kaki lima.

Bandung bukan hanya kota fashion, jajanannya pun sudah dikenal dan populer dimana-mana. Mulai dari cireng ,seblak ,bandros, dan tentunya, gehu.

Pedas Renyah Gehu, Tahu Isi dari Kota KembangFoto: detikfood

Gehu adalah tahu isi pedas atau biasa juga disebut jeletot karena saking pedasnya sampai membuat melotot.Gehu sendiri singkatan toge tahu, dan sesuai namanya isinya pun toge. Namun biasanya ditambah juga dengan sayuran lain seperti kol, wortel dan bihun.

Apa yang membedakan gehu dengan tahu isi lainnya? Ukuran gehu biasanya sedikit lebih besar dari tahu isi biasa yang banyak dijual di pinggir jalan di Jakarta. Rasanya sangat pedas karena dicampur dengan cabai yang digiling dan kadang, kulit gehu pun dicampur cabai.

Gehu juga kadang diisi dengan ebi atau ayam agar semakin berisi dan nikmat. Jajanan asal Bandung ini juga ada di Jabodetabek, seperti dijual oleh salah satu franchise bernama Tahu Jeletot Taisi yang salah satu cabangnya ada di Sawangan, Depok.

Pedas Renyah Gehu, Tahu Isi dari Kota KembangFoto: detikfood

Di jajanan pinggir jalan, gehu biasa dijual Rp.1.000 sampai Rp.3.000 tergantung isinya, dari isi mie sampai isi ebi.

Selain bisa dibeli di jajanan pinggir jalan, gehu juga bisa dibuat sendiri di rumah. Untuk tahunya, yang biasa digunakan adalah tahu goreng segitiga, namun jika Anda lebih suka menggunakan tahu pong atau tahu sumedang.

Bahan lainnya seperti yang sudah dijelaskan diatas adalah sayuran, cabai, tepung, bawang dan bumbu dapur lain. Lebih lengkap, Anda bisa mengikuti panduan resep tahu isi pedas berikut. (ani/odi)