Gudeg Bunga Kelapa Muda Khas Bantul Ini yang Jadi Favorit Keluarga Keraton

lus - detikFood Rabu, 02 Nov 2016 17:10 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Ada banyak sajian tradisional favorit keluarga keraton Yogyakarta. Salah satunya adalah gudeg manggar yang terbuat dari campuran bunga kelapa muda.

Yogyakarta memang dikenal sebagai Kota Gudeg. Kebanyakan gudeg diolah dengan bahan dasar buah nangka muda yang disebut juga dengan nama gori oleh masyarakat setempat.

Khusus di daerah Bantul, ada jenis gudeg yang populer yaitu Manggar. Sajian ini menjadi salah satu kuliner tradisional yang menjadi favorit keluarga keraton Yogyakarta. Gudeg Manggar berasal dari sebuah desa bernama Desa Mangir. Sejarahnya dulu dibuat pertama oleh Putri Pambayun, putri dari Panembahan Senopati Raja Mataram I.

Manggar merupakan putik bunga kelapa muda yang dipakai sebagai bahan utama pengganti nangka muda.

Gudeg Bunga Kelapa Muda Khas Bantul Ini yang Jadi Favorit Keluarga Keraton
Ada dua jenis gudeg yaitu gudeg kering dan gudeg basah. Untuk gudeg kering, proses pemasakannya setelah direbus kemudian ditiriskan dan "digoreng" tanpa minyak dengan menambahkan gula merah sehingga hasilkan rasa manis. Sedangkan gudeg basah cenderung memiliki rasa yang kurang manis.

Gudeg ini menjadi salah satu kesukaan keluarga keraton Yogyakarta. "Untuk melestarikan makanan tradisional khususnya kuliner khas Kraton Yogyakarta, pada tahun 2004 oleh Gusti Hadi Winoto, adik sultan," tutur Iin, penanggung jawab Bale Raos dalam acara Pekan Raya Indonesia beberapa waktu lalu.

Menurut Iin, dalam proses pembuatan gudeg manggar sebenarnya sama saja seperti gudeg nangka, karena bumbu yang digunakan sama. "Bedanya hanya lebih punya tekstur unik mirip seperti jamur kalau dibuat dengan bunga kelapa," jelasnya.

Gudeg Bunga Kelapa Muda Khas Bantul Ini yang Jadi Favorit Keluarga KeratonFoto: detikFood

Gudeg manggar disajikan dengan berbagai lauk pelengkap seperti sambal goreng krecek, tahu dan tempe bacem, telur pindang hingga suwiran ayam opor dengan kuah kental. Beberapa juga sering menambahkan blondo atau areh yang terbuat dari kepala santan kelapa sehingga membuat sajian ini gurih. Semakin enak dinikmati dengan rempeyek atuapun kerupuk kulit.

Gudeg manggar sempat menjadi langka karena kehilangan peminat. Namun, sejak beberapa tahun belakangan, gudeg manggar kembali populer setelah beberapa media massa menampilkannya sebagai kuliner pusaka yang wajib dilestarikan. Di berbagai festival kuliner pun hampir dapat dipastikan kehadiran gudeg manggar yang mendapat perhatian ramai.

Selain di Bantul, Anda juga bisa menikmati seporsi gudeg manggar komplet di restoran Bale Raos milik salah satu anggota keluarga keraton Yogyakarta yaitu Gusti Hadi Winoto yang bertempat di Jalan Magangan Kulon No. 1, Yogyakarta.

Gudeg Bunga Kelapa Muda Khas Bantul Ini yang Jadi Favorit Keluarga KeratonFoto: detikFood
Selain sajian gudeg manggar yang langka, ada juga beberapa menu favorit kesukaan para sultan yaitu sup timlo (kesukaan HB X), bestik Jawa (kesukaan HB IX) hingga minuman sereh (kesukaan GKR Pembayun).

Penasaran dengan rasanya? Bagi Anda yang tinggal di Jakarta dan Tangerang, tak perlu jauh-jauh pergi ke Yogyakarta. Hingga tanggal 6 November 2016 mendatang Bale Raos bisa Anda nikmati di acara Pekan Raya Indonesia di ICE BSD. Cicip aneka camilan, hidangan utama hingga aneka minuman tradisional favorit sultan. (lus/odi)