Dapat Kritikan Pedas, Pemilik Restoran Ini Tanggapi dengan Cerdas

Sonia Permata - detikFood Senin, 31 Okt 2016 11:00 WIB
Foto: Cardiff/Gettyimages Foto: Cardiff/Gettyimages
Jakarta - Mendapatkan kritikan pedas dari pengunjung adalah hal biasa. Tapi pemilik restoran ini menanggapinya dengan cerdas.

Mencari referensi tempat makan makin mudah di seluruh dunia. Cukup dengan membuka aplikasi mobile wisata dan kuliner. Salah satunya situs dan aplikasi traveller paling terkenal, TripAdvisor.

Situs TripAdvisor memang dikhususkan bagi yang ingin mendapatkan informasi seputar daerah tujuan wisata dan restoran menjadi fitur terpopuler bagi wisatawan mancanegara untuk mencari rekomedasi tempat makan.

Dapat Kritikan Pedas, Pemilik Restoran Ini Tanggapi dengan CerdasFoto: Cardiff/Gettyimages
Pujian banyak diberikan, demikian juga kritikan. Banyak wisatawan yang menuliskan kritikan pedas atau bahkan ulasan buruk jika mereka merasa kurang puas dengan restoran yang dikunjungi.

Banyak pemilik restoran lebih memilih membalas kritikan tersebut dengan bahasa sopan, namun ada satu yang berbeda. Dilaporkan oleh miror.uk (23/10/16), sebuah restoran spesialis keju di Cardiff, Inggris, Cardiff's Madame Fromage mendapatkan ulasan buruk dari salah satu pengunjung.

Restoran ini berada di peringkat 12 dari 887 restoran yang berada di wilayah Cardiff. Restoran ini juga mendapat 'Certificate of Excellence' yang hanya diberikan pada restoran dan tempat yang mendapatkan ulasan bagus.

Namun, seorang pengunjung bernama 'Jamie K' menyebut harga keju dan sup yang disajikan sangat mahal, tidak sebanding dengan rasanya. Dia juga mengeluhkan mahalnya harga minuman yang berkisar sekitar £4.50 atau Rp. 80.000.

Dapat Kritikan Pedas, Pemilik Restoran Ini Tanggapi dengan CerdasFoto: Cardiff/Gettyimages
"Ini di kota Cardiff, bukan di London. Juga, saya tahu bahwa restoran ini spesialis makanan keju. Tapi setidaknya restoran ini seharusnya menyediakan satu menu untuk pengunjung vegetarian," tulis Jamie pada situs TripAdvisor.

Tanpa diduga pemilik restoran Madame Fromage, menggunakan profil atas nama 'alastairMF' menanggapi review itu, yang telah diunggah pada bulan Juni. Pemilik ini menanggapi krtikan pedas Jamie dengan santai.

"Ah, ya. Kami telah menunggu ulasan cerdas seperti ini. Dimana kami telah memprediksi bahwa akan ada komentar cerdik seperti ini, dilihat dari gerak-gerik pengunjung di restoran," tulisnya.

Pemilik ini membalas setiap poin kritikan dari Jamie hingga membuat sebuah balasan panjang, 800 kata. Di dalamnya, sang pemilik menjelaskan bahwa mereka hidup di jaman Pasca Victoria dimana semuanya tidak semurah dulu.

Menurutnya harga menu yang dibayarkan sesuai dengan pelayanan dan kualitas makanan yang didapat. Sang pemilik bahkan menyarankan Jamie untuk makan di Salvation Army. Restoran yang punya banyak jenis sup dengan mangkuk trendy dan buka hingga pukul 11.00 malam.

"Melihat ulasan Anda yang begitu rinci, saya rasa anda tahu bahwa restoran kami punya spesialisasi olahan keju dengan kualitas tinggi serta staff yang cekatan. Maka sebaiknya jangan berkunjung ke restoran ini dan cari restoran khusus vegetarian," sindirnya dengan pedas.

Tidak hanya itu, sang pemilik kembali membalas kritikan dengan balasan humor satir yang menyindir Jamie. Dia mengungkapkan bahwa chef-chef di restorannya tidak ahli membuka sayuran kaleng, atau kantung makanan beku, sehingga mereka harus menggunakan bahan-bahan segar yang jauh lebih mahal dari sayuran dan bahan makanan beku.

Komentar sang pemilik ditutup dengan sindiran halus tapi cukup menohok, namun tetap terkesan santai.

"Oh ya, sebenarnya saya tidak pernah memojokkan pelanggan. Namun, ini pengecualian bagi Anda. Karena Anda sepertinya begitu ingin menyuarakan pandangan realistis. Tolong jangan datang kembali ke restoran kami, Anda dilarang masuk ke restoran ini. Kami hanya menyukai pengunjung yang masuk akal dan menyenangkan."

Di akhir komentarnya, sang pemilik menulis 'Thank you very little'. (lus/odi)