Penelitian The Happy Egg Company menemukan konsumsi makanan berwarna kuning membuat tubuh menghasilkan hormon bahagia dalam jumlah signifikan. Ini karena banyak orang mengasosiasikan warna terang dengan kebahagiaan.
Dikutip dari Expres.co.uk (13/10), peneliti psikologis di Mindlab mengukur reaksi 1.000 orang dewasa di Inggris guna mengetahui kaitan emosional dengan warna makanan dan kebahagiaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: iStock |
Sementara itu, makanan warna merah dan cokelat "bersaing" menduduki peringat kedua dan ketiga dalam indeks 'Happy Food.'
Blueberry diketahui menduduki peringkat paling akhir sebagai makanan yang dikaitkan dengan kebahagiaan. Ini mengindikasikan makanan warna biru cenderung membuat sedih.
Dr David Lewis, neuropsikolog dan ketua Mindlab International mengatakan, "Ada banyak penelitian yang menunjukkan bagaimana warna mempengaruhi emosi. Tetapi kami kaget mengetahui banyak makanan berwarna kuning memunculkan perasaan positif sekaligus menstimulasi indera perasa."
"Penelitian mengungkap 30% partisipan menghubungkan warna kuning dengan kebahagiaan dibandingkan warna lain yang juga diuji. Sebanyak 62% partisipan juga ingin melihat lebih banyak makanan berwarna kuning dalam kulkasnya," tambah Lewis.
Foto: iStock |
Kabarnya warna kuning beresonansi paling kuat dengan sisi kiri atau logis otak. Merangsang kemampuan mental sekaligus membuat seseorang merasa bahagia, ceria, dan senang.
Metro (14/10) mengabarkan peneliti juga mengatakan, "Kita mulai bersikap positif terhadap warna sejak kecil. Ada asosiasi sejak dini mengenai warna kuning dengan kehangatan matahari dan warna mainan yang cerah."
Salah satu tahapan penelitian melibatkan waktu respons seseorang ketika menjawab pertanyaan seputar warna makanan dan kebahagiaan. Ketika memilih kuning, waktu respons keseluruhan partisipan 31% lebih cepat dibanding warna lain.
(adr/odi)

Foto: iStock
Foto: iStock
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN