Tren Makanan Fermentasi

Inilah 10 Makanan Hasil Fermentasi yang Populer di Dunia (1)

Maya Safira - detikFood Selasa, 13 Sep 2016 16:49 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Ada banyak jenis makanan hasil fermentasi di dunia. Beberapa diantaranya dikenal secara luas. Tiap wilayah punya produk fermentasi.

Makanan ini dikenal baik bagi kesehatan. Sebagian produk fermentasi pun akhirnya populer di berbagai negara. Berikut beberapa makanan fermentasi yang terkenal.

1. Kombucha
Kombucha merupakan teh probiotik yang terbuat dari fermentasi. Berasal dari China, minuman warna cokelat ini biasanya diletakkan dalam botol kaca berpenutup kain. Di permukaan teh ada lempengan kenyal warna putih yang merupakan kultur kombucha terdiri dari bakteri dan ragi. Kultur tersebut memfermentasi teh hitam. Sehingga kombucha punya gelembung-gelembung seperti soda.

Rasanya sendiri disebut seperti paduan champagne dan cuka apel berkarbonasi. Meski begitu, konon kombucha punya berbagai manfaat kesehatan. Seperti membuang racun dari tubuh, menguatkan sistem kekebalan, baik bagi pencernaan dan fungsi hati.

2. Kimchi
Kimchi adalah fermentasi aneka jenis sayuran. Biasanya makanan tradisional Korea ini dibuat dari sawi putih, lobak dan mentimun. Sudah asjeka abad ke-7. Bumbunya seperti cabai merah bubuk, daun bawang, jahe dan bawang putih. Baru kemudian difermentasi dalam wadah tertutup. Hasilnya kimchi punya rasa asam pedas.

Kimchi disebut sebagai salah satu superfood atau makanan tersehat di dunia. Selain baik bagi pencernaan, makanan tinggi antioksidan ini juga disebut bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dan membuat tubuh tetap langsing.

3. Yogurt
Yogurt terbuat dari susu yang diolah melalui proses fermentasi dan diberi tambahan organisme hidup. Seperti bakteri lactobacillus bulgaricus, streptococcus thermophilus, ataupun bifidobacterium. Proses fermentasi membuat yogurt bertekstur kental dengan citarasa asam segar. Konon yogurt dibuat karena tak sengaja. Makanan ini sudah ada sejak tahun 1700an, saat imigran Turki mempromosikannya ke luar Turki.

Sekarang yogurt sudah menjadi bagian gaya hidup sehat. Konsumsinya berkaitan dengan penurunan berat badan, metabolisme sehat, tekanan darah yang lebih baik dan bermanfaat bagi pencernaan.

4. Kecap
Kecap merupakan fermentasi dari kacang kedelai. Bumbu dapur ini berasal dari China. Muncul ketika Kaisar Wu dari Dinasti Han memonopoli perdagangan garam. Kecap pun digunakan berbagai negara sebagai bahan masak. Seperti soy sauce di Jepang dan Korea. Di Indonesia sendiri, muncul kecap manis yang difermentasi dengan tambahan gula merah.

5. Acar
Acar merupakan proses mengawetkan makanan melalui fermentasi. Baik disimpan dalam air garam atau cuka. Proses pengacaran sudah ada sejak 4000 tahun lalu di India menggunakan mentimun. Sekarang acar punya berbagai varian.

Tiap negara memiliki acar andalannya. Misalnya sauerkraut di Jerman. Di Indonesia biasa acar terdiri dari mentimun, wortel, cabai rawit dan bawang. Kemudian diberi cuka, gula dan garam. Buah juga bisa diolah acar seperti pepaya dan nanas. (odi/odi)