Rapikan Dapur dengan Menyingkirkan Barang-barang Ini (1)

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 09 Jul 2016 09:50 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Mumpung libur, Anda bisa memanfaatkan waktu untuk bersihkan dapur. Sebaiknya buang barang yang tidak diperlukan lagi.

Tak hanya jadi tempat menyiapkan makanan, dapur juga berfungsi sebagai tempat menyimpan bahan dan alat-alat masak. Sering kali barang-barang tersebut menumpuk dan membuat dapur berantakan. Delish (19/5) menyarankan Anda untuk menyortir kembali mana barang yang masih diperlukan dan mana yang sebaiknya dibuang.

1. Wadah plastik

Banyak rumah tangga mengoleksi wadah plastik dalam beragam bentuk dan ukuran. Koleksi wadah plastik yang menumpuk akhirnya membuat dapur jadi berantakan. Nonnahs Driskill dari 'Get Organized Already' menyarankan Anda hanya memiliki 2 ukuran wadah plastik serba guna. Tiap ukuran sebaiknya terdiri dari 5-6 buah wadah plastik saja. Selain menghemat ruangan, cara ini menghindarkan Anda dari kebingungan saat memilih wadah.

2. Magnet kulkas

Tempelan magnet memang membuat kulkas tampil semarak dan menarik. Namun jika jumlahnya terlalu banyak justru bisa mengesankan berantakan. Coba pilih kembali magnet kulkas yang benar-benar Anda sukai untuk dipajang. Untuk pilihan lebih personal, Anda bisa mencetak foto keluarga lalu menempelnya dengan magnet.

3. Mug

Mug kini jadi pilihan hadiah dan suvenir pernikahan populer. Tak ayal jumlah mug di rumahpun menumpuk. Agar dapur tetap rapih, Anda perlu menyortir mana mug yang ingin dipakai dan mana mug yang perlu disimpan atau dihibahkan. Sebenarnya umumnya orang hanya perlu 6 mug.

4. Tas belanja

Tas belanja yang bisa digunakan kembali (reusable) kini mudah didapat. Selain membeli, Anda biasanya mendapat gratis dari acara seminar, kantor, atau promo di supermarket. Jumlah tas belanja yang menumpuk tentu membuat dapur berantakan. Miliki maksimal hanya 10 tas belanja saja. Driskill menyarankan taruh 1 tas belanja di mobil agar Anda selalu ingat membawanya saat berbelanja.

5. Perlengkapan makan gratis

Banyak orang terbiasa menyimpan perlengkapan makan gratis yang didapat dari pembelian makanan di restoran. Meliputi sumpit, sendok, garpu, atau wadah plastik. Tanpa disadari jumlahnya berlipat ganda sehingga mengambil tempat di dapur. Segera buang alat makan yang tidak dipakai termasuk hadiah mainan dari paket makanan anak.

6. Spons cuci piring

Spons cuci piring tidak bisa dipakai terus-menerus. Jika bentuknya sudah rusak dan berbau, segera buang dan ganti yang baru. Hindari menumpuk spons cuci piring kotor di bak cucian.

7. Kantung plastik

Kantung plastik bekas belanja di supermarket umumnya disimpan banyak orang. Penyimpanan yang tidak rapih akan membuat dapur terlihat berantakan. Sebaiknya lipat-lipat kecil plastik sehingga bentuknya lebih rapih dan mudah disimpan. Di Amerika Serikat, beberapa jaringan supermarket besar sudah menyediakan jasa daur ulang kantung plastik.

8. Handuk tangan

Penelitian di Kansas State University pada Maret 2015 menemukan handuk tangan menjadi permukaan yang paling banyak terkontaminasi di dapur. Buruknya lagi, bakteri salmonella didalamnya bisa berkembang biak meski hanya dalam semalam. Bahkan setelah handuk tangan dicuci dan dibilas di bak cuci piring. Peneliti menyarankan penggunaan 1 handuk tangan untuk mencuci dan 1 untuk mengeringkan. Keduanya sebaiknya dicuci setiap hari terlebih usai Anda menggunakannya untuk daging. Jika Anda menggunakan 1 handuk tangan untuk semuanya, segera buang handuk tersebut. (lus/lus)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com