Tempe, Makanan Asli Indonesia

Tempe Semangit yang Sedap Bikin Kangen

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Rabu, 18 Mei 2016 13:36 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Meskipun digolongkan sebagai tempe yang sudah mulai membusuk tetapi aromanya yang unik bikin masakan jadi sedap. Dijamin ketagihan!

Tempe yang dikonsumsi umumnya merupakan tempe yang sudah cukup fermentasinya. Ditandai dengan munculnya kapang merata di seluruh permukaannya.

Namun, di wilayah Jawa Tengah dikenal jenis tempe semangit. Nama 'semangit' berasal dari kata 'sangit' atau aroma smoky atau asap yang kuat. Aroma ini muncul pada tempe yang sudah dibiarkan pada suhu ruang selama sehari setelah tempe 'masak'.



Warna jamur tempe menjadi kecokelatan hingga butiran kedelai terlihat jelas. Teksturnya menjadi agak basah dengan aroma tajam. Untuk membuatnya caranya mudah. Pilih tempe berbungkus daun pisang dan diamkan di suhu ruangan selama sehari atau 2 hari.

Tempe ini disebut juga tempe bosok atau tempe busuk. Karena sudah over fermentasi. Paling enak tempe ini ditambahkan dengan lodeh yang berkuah santan. Aroma sangit tempe akan larut dalam kuah santan.



Selain itu juga enak dicampurkan dalam sayur bobor bayam, atau dibuat sambal dengan tambahan kencur dan bawang putih. Makanan khas Jawa lain yang memakai tempe semangit adalah sambal tumpang. Tempe semangit dihaluskan bersama cabai dan santan kemudian dicampur dengan tahu, kerupuk kulit dan petai.

Cara lain menikmati tempe yang empuk sedikit asam ini adalah dengan mencampurkan dalam tumisan kangkung, kacang panjang atau daun ubi. Sayuran menjadi empuk dan warnanya hijau cerah.

Pedagang tempe tradisional di Jawa biasa mempunyai persediaan tempe semangit meski jumlahnya tak banyak. Atau buat sendiri lebih praktis dan mudah. (lus/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com