Di Restoran Ini Bisa Makan di Area dengan Baju dan Tanpa Baju

Di Restoran Ini Bisa Makan di Area dengan Baju dan Tanpa Baju

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Sabtu, 23 Apr 2016 13:48 WIB
Foto: Oddity Central
Jakarta - Mengusung konsep kebebasan, restoran pop up di London tawarkan area tanpa baju untuk pengunjung. Daftar tunggunya sudah mencapai 15.000 orang!

Beberapa restoran mewajibkan dress code tertentu bagi pengunjungnya. Namun restoran The Bunyadi di London menawarkan konsep kontroversial, London's Naked Restaurant. Akan ada dua area terpisah yaitu 'clothed' dimana pengunjung memakai baju dan 'unclothed' dimana pengunjung tidak perlu memakai baju.

"Idenya adalah untuk merasakan kebebasan sesungguhnya," ujar Seb Lyall, pendiri Lollipop yaitu perusahaan dibalik restoran. Baginya, orang-orang perlu mendapat kesempatan menikmati dan merasakan malam tanpa sesuatu yang kotor. Tidak ada bahan kimia, pewarna buatan, listrik, gas, ponsel, dan pakaian jika pengunjung menginginkannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Kami telah berusaha keras merancang area dimana semua pengunjung bisa berinteraksi dengan terbuka dan tanpa sehelai benang di badannya. Jelas, para pegawai juga tidak mengenakan busana dengan beberapa bagian tubuh tetap ditutupi," tutur Lyall seperti dikutip dalam Oddity Central (22/04).

Konsep kontroversial ini rupanya berhasil menarik minat pengunjung meski restoran belum dibuka. Sudah ada 15.000 orang mengantre di daftar tunggu situs resmi restoran. The Bunyadi akan buka Juni mendatang dengan periode buka 3 bulan saja.

Semua yang ada dalam restoran akan bersifat 'alami,' dengan menu makanan dibuat dari bahan-bahan alami termasuk teknik memasaknya. Makanan juga disajikan dalam wadah tanah liat buatan tangan, bersama alat makan yang bisa dikonsumsi.



Bahkan dekorasi ruangan juga berkonsep alami dengan furnitur dari kayu, bambu, partisi rotan, dan pencahayaan alami. Lyall menjelaskan, "Penggunaan partisi bambu alami dan lilin memungkinkan suasana restoran menjadi penuh makna, sementara berpegang dengan etos dibalik itu. Tak heran sejauh ini The Bunyadi jadi proyek paling menantang yang membuat kita sangat bersemangat."

Tiket masuk dikabarkan antara 55-65 euro per orang atau sekitar Rp 815.000-963.000. Biaya ini sudah termasuk makanan dan minuman. Pengunjung juga memiliki akses ke ruang ganti dan loker dimana mereka bisa menyimpan baju dan barang yang dibawa.

Bagi pengunjung yang masuk ke area dengan baju, tersedia gaun yang bisa dipilih. Kamera, tentu saja, tidak diperbolehkan dalam restoran.

Tertarik berkunjung? (msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads