Makanan dalam mangkuk sudah diprediksi makin populer di tahun 2016. Beragam sajian seperti sayur, sereal, oatmeal, daging, hingga nasi bisa disajikan dalam mangkuk.
Namun menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam Asian Pacific Journal of Clinical Nutrition, hal ini bisa memicu seseorang makan lebih cepat dan banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pecobaan pertama, bibimbap disajikan secara tradisional yaitu dalam 1 mangkuk. Namun pada keesokan harinya, bibimbap disajikan terpisah antara nasi, daging, saus, dan sayurannya.
Meski jenis dan jumlah bahan makanan dalam bibimbap sama, partisipan mengonsumsi 100 kalori lebih banyak ketika menyantap bibimbap yang disajikan dalam satu mangkuk.
Buruknya lagi, mereka tidak merasa sama kenyangnya dengan ketika menyantap bibimbap yang disajikan terpisah.
Dari segi waktu menghabiskan makanan, mereka juga menghabiskan 6 gram makanan per menit lebih cepat dibanding ketika menyantap bibimbab yang disajikan terpisah.
Meski penelitian ini berskala kecil karena hanya melibatkan 29 partisipan, penulis studi menyimpulkan, menyajikan makanan secara terpisah bisa mencegah makan berlebih tanpa meninggalkan rasa lapar.
Peneliti menjelaskan mengunyah menu satu per satu akan memperlambat pengiriman sinyal rasa kenyang dari usus ke otak. Kondisi ini juga memungkinkan seseorang menyadari kapan harus berhenti makan.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN