Raindrop Cake, Dessert Mirip Tetesan Air yang Populer di New York

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 07 Apr 2016 14:34 WIB
Foto: NY Daily News
Jakarta - Kreasi dessert mirip tetesan air (water cake) pertama kali muncul di Jepang. Kini seorang warga Williamsburg bernama Darren Wong mempopulerkannya di New York, Amerika.

Jika di Jepang dessert tetesan air bernama water cake, Darreng Wong menamakan kreasinya Raindrop Cake. Pria berusia 36 tahun ini mengaku mengadaptasinya dari Mizu Shingen Mochi di Jepang.

Wong yang bekerja sebagai ahli strategi digital agensi ini berkesperimen selama 2 bulan untuk menemukan bahan dan cetakan Raindrop Cake yang tepat. Dessert berbentuk kue transparan ini dibuat dari campuran natural spring water dan agar-agar. Campuran ini lalu dibentuk mirip bola dan disajikan dingin.



Dikutip dari NY Daily News (05/04), Raindrop Cake pertama kali diperkenalkan Wong di Williamsburg and Prospect Park Smorgasburg Market. Terdapat gerai pop-up yang menyajikan ragam makanan di sini. Dessert ini dijual seharga 8 USD atau sekitar Rp 105.000 per buah.

"Saya membawa sekitar 50-100 Raindrop Cake yang saya buat sendiri 4 jam sebelum acara. Kue ini begitu lembut sehingga cocok disajikan bersama sirup brown sugar dan bubuk kedelai panggang di sisiannya," ujar Wong yang tidak merekomendasikan Raindrop Cake untuk dibawa pulang.

Dessert ini langsung menarik perhatian karena tampilannya unik dan mengandung 0 kalori. Sehingga bisa dikonsumsi siapapun, termasuk orang yang sedang berdiet. "Ini sangat menyegarkan," tulis Tiara Chiaramonte di Instagram.



Namun ada juga pelanggan yang berkomentar rasa Raindrop Cake tak seindah tampilannya. "Tidak ada rasanya," ujar Lydia. Sementara Sara Gardner berujar, "Begitu indah, namun rasanya seperti serbuk gergaji."

Beberapa pengguna Instagram turut mencandai tampilan Raindrop Cake yang mirip implan payudara. "Hanya warga New York yang akan menggilai sesuatu yang mirip implan payudara," ujar pengguna @thisislittleb.

Wong berpendapat pengalaman menikmati Raindrop Cake lebih penting dibanding rasanya. "Banyak orang tidak memahami poin ini. Tampilan dan tekstur (Raindrop Cake) akan menambah pengalaman makan dengan dessert Asia," ujar Wong.



Ia mencontohkan kreasi es serut. "Es serut sebenarnya tak ubahnya dengan es biasa. Namun dengan tampilan berbeda maka muncul sensasi menyenangkan ketika menyantapnya."

Kedepannya Wong berujar ingin membuat rasa baru Raindrop Cake seperti peanut butter and jelly dengan tambahan bubuk kacang dan sirup buah.

(adr/odi)