Chef Ini Mengubah Resto Berbintang Michelin Menjadi Resto Bebas Gluten

Chef Ini Mengubah Resto Berbintang Michelin Menjadi Resto Bebas Gluten

Ellia Avrizella Quenda - detikFood
Senin, 28 Mar 2016 13:45 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Penghargaan bintang michelin pada restorannya membuat chef ini terus berkreasi. Kini ia justru mengubah restorannya menjadi restoran bebas gluten.

Dilansir dari Ndtv.com (21/03), seorang koki terbaik di Prancis telah mengubah restoran berbintang Michelin di Provence menjadi sebuah restoran bebas gluten. 


Restoran peraih bintang michelin ini bernama L'Auberge de la Feniere. Berbentuk rumah batu alam dan berada di kawasan perkebunan anggur dekat di tenggara Lourmarin. Ternyata pelanggan tetap datang meskipun hidangan bebas gluten yang kini jadi sajiannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya mengganti makanan bergluten dengan makanan bebas gluten. Semua orang menyukainya," ujar Reine Sammut, chef otodidak yang restonya meraih bintang Michelin pada tahun 1995.

 Hal ini dilakukan karena Nadia, putri dari Reine Sammut yang berusia 35 tahun terkena penyakit celiac sehingga tak bisa mengonsumsi makanan dengan gluten.



Nadia masuk rumah sakit di usia 29. Kemudian, ia menghabiskan dua tahun terbaring di tempat tidur sampai akhirnya ia didiagnosis menderita penyakit celiac.

Penyakit celiac kini diderita oleh sekitar satu dari 100 orang di Eropa dan Amerika Serikat. Dulu, penyakit ini belum banyak diketahui dokter mengenai cara penanganannya.

Nadia sebenarnya seorang ahli kimia yang memiliki passion terhadap makanan, tetapi sang ibu menyarankan agar ia mengonsumsi makanan bebas gluten sehingga semua orang bisa menikmati.

Reine sang ibu dan Nadia bekerja sama untuk menemukan bahan makanan bebas gluten. Karenanya ia dengan mudah membujuk sang ibu mengganti bahan makanan bergluten dengan yang bebas gluten.

Bahan dasarnya sulit didapat tetapi Nadia rajin melacaknya. Saya hanya perlu menguji rasa. Restoran ini merupakan bagian dari hotel dengan kapasitas 12 kamar yang dikelola Sammuts bersama cooking school. Mereka bahkan memberi promosi setengah harga agar orang mau mencicipi hidangan bebas gluten.




Selain Auberge de la Feniere, banyak restoran kelas atas seperti resor Le Castellaras di selatan Cannes mempersiapkan diri untuk menjadi restoran bebas gluten.

Nadia banyak melakukan eksperimen. Seperti mencampur chesnut dan quinoa. Tepung labu dan ekstrak almond untuk pengganti tepung terigu utnuk membuat Paris Brest, dessert dari rangkaian kue sus.

Untuk menjamin bahan-bahan bebas gluten ini ibu dan anak ini bahkan menanam sendiri dalam kebun oragnik mereka. Demikian juga untuk daging babi, kacang-kacangan dan unggas.

"Kami harus tahu apa yang kami makan," ujar Nadia yang kini memberi pelatihan untuk para chef di seluruh dunia memasak hidangan bebas gluten. Ia juga mengajar para chef magang tentang alergi, keamanan pangan dan sumber daya, melalui Institue Cuisine Libre miliknya.

(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads