Ini Alasannya Anda Tak Perlu Minum Kopi Luwak

Ini Alasannya Anda Tak Perlu Minum Kopi Luwak

Ellia Avrizella Quenda - detikFood
Senin, 28 Mar 2016 07:06 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kopi luwak Indonesia terkenal di dunia karena harganya yang mahal. Karenanya pencinta kopi selalu memburu jenis kopi ini. Padahal banyak dampak negatif dari produksi kopi ini.

Menurut nydailynews (22/03), kopi yang berasal dari kotoran luwak, hewan mamalia kecil hasil persilangan antara kucing dengan musang ini dilakukan secara kejam.

Kopi ini aslinya dihasilkan dari kotoran luwak liar karenanya jumlah produksinya sedikit. Secangkir kopi luwak harganya berkisar Rp. 1.3 juta. Ternyata luwak diperlakukan secara kejam oleh sang pemburu. Mereka ditangkap dengan jebakan yang menjepit kaki mungil mereka.



Pendiri Wildlife Alliance, Suwanna Gauntlett menjelaskan kepada USA Today bahwa terkadang perangkap ini bisa mematahkan kaki luwak. Namun, penyiksaan tidak berhenti hanya sampai di situ.

Luwak dimasukkan ke dalam kandang yang berukuran kecil dan dipaksa menelan biji kopi. Beberapa di antaranya mati.


Kemudian, setelah luwak mengeluarkan kotoran maka kotoran akan langsung diambil dari kandang untuk kemudian dicuci, dijemur, dan dijual dengan harga jutaan rupiah per kilonya.



Bahkan jaringan department store Harrods di Inggris menjual kopi luwak dengan harga Rp. 32.5 juta atau $2.500. Kopi ini diklaim punya kualitas terbaik. Padahal sebenarnya hanya kesan mewah saja. Citarasanya ada jejak cokelat dan karamel.


Para aktivis, seperti World Animal Protection mengatakan bahwa produksi kopi luwak dapat dilakukan dengan cara tidak dimasukkan kandang. Dilakukan secara alami dengan harga lebih mahal.

Kini populasi luwak memang belum terancam, tetapi dikhawatirkan perburuan luwak akan bertambah dalam jumlah pesat. Bisnis kopi mahal ini menggiurkan banyak orang.



(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads