Gerai kopi internasional umumnya menggunakan cangkir kertas untuk minuman. Meski terbuat dari kertas, cangkir ini rupanya sulit didaur ulang hingga berdampak buruk bagi lingkungan.
Dikutip dari Munchies (16/03), The Times melaporkan, dari 400 cangkir kertas yang digunakan gerai kopi di Inggris, kurang dari 1 cangkir kertas yang sedang didaur ulang.
Di Inggris sendiri pemakaian cangkir kertas mencapai 7 juta buah per hari. Bila ditotal, jumlahnya sekitar 2,5 miliar per tahun. Jumlah fantastis ini tidak dibarengi proses daur ulang yang sangat dibutuhkan lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pegiat anti-limbah berpendapat klaim perusahaan kopi tentang cangkir kertas yang dapat didaur ulang tidak sepenuhnya benar. Ini karena klaim hanya merujuk pada cangkir kertas, tapi tidak menjelaskan soal laminasi plastik tersebut.
Adapun Starbucks yang memiliki 760 gerai di Inggris berujar, "Kami telah bertujuan membuat 100% cangkir kertas yang kami pakai dapat didaur ulang atau digunakan kembali pada tahun 2015."
Sementara itu, Peter Goodwin dari Simply Cups berujar banyak konsumen tidak tahu bahwa hanya sedikit saja cangkir kertas yang benar-benar didaur ulang. Tahun ini, mereka menargetkan untuk memproses 6 juta cangkir kertas.
"Kurang dari 1% cangkir kertas yang didaur ulang. Konsumen mempercayai brand yang mencetak tanda daur ulang pada cangkir kertas mereka akan benar-benar mendaur ulangnya. Orang-orang sudah disesatkan," tutur Goodwin.
Saat ini Starbucks tidak bisa mengatakan proporsi cangkir kertas yang mereka daur ulang. Pihaknya hanya mengatakan sedang melakukan kombinasi pendekatan untuk mengatasi hal ini.
Goodwin berpendapat gerai kopi di Inggris bisa berbuat lebih banyak untuk menunjukkan pada pelanggan mengenai sejauh mana cangkir kertas mereka ramah lingkungan.
"Orang-orang mulai jenuh dengan cerita lingkungan. Mereka butuh transparansi dan kejelasan tentang bagaimana cangkir kertas akan didaur ulang," pungkasnya.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN