Mungkin Anda seperti sebagian orang perkotaan, selalu kehabisan ide untuk memasak. Belum lagi tak ingat bahan dan bumbu apa saja yang ada di dalam lemari es. Bisa dimasak apa? Berapa lama?
Innit, sebuah aplikasi cerdas akan berikan solusi. Menurut tim di belakang Innit mengatakan mereka telah mengumpulkan dana Rp. 342 miliar untuk mewujudkan impian mereka akan perusahaan makanan yang cerdas. Musim semi nanti Innit akan diperkenalkan dengan kerjasama PIRCH yang akan membuka “Dapur Pintar” di sebuah ruang pertunjukan di Manhattan’s SoHo district.
Pengunjung akan melihat berbagai peralatan dan perangkat yang terintegrasi dengan Innit. Peralatan ini merupakan ide dari Eufenio Minvielle, mantan presiden dan CEO Unilever Amerika Utara juga presiden dan CEO Nestle di beberapa daerah di seluruh dunia.
Seperti dikutip dari bgr.com (2/02), perusahaan Minvielle ingin menjadi pemberi informasi yang dapat menghubungkan segalanya yang ada di dapur, termasuk peralatan, makanan, dan orang-orang menyantapnya.
Tujuannya Innit akan mendorong konsumen membuat pilihan makanan yang lebih baik. Dengan menggunakan data yang saling terhubung. Seperti memberi data tentang stok makanan di kulkas dan memberi saran memasaknya. Konsumen juga diberi langkah-langkah membuatnya.
Kevin Brown, CEO Innit mengatakan bahwa 30-40% makanan di dapur terbuang begitu saja di Amerika. Orang-orang berpikir keras setiap hari mereka akan makan malam ini. Kebanyakan orang pulang setelah bekerja, merasa lelah, dan Innit hadir untuk menjadi GPS dapur yang cerdas.
Salah satu cara konsumen berinteraksi dengan Innit melalui aplikasi yang akan dihadirkan segera. Perusahaan ini juga menghadirkan 'connected food platform' yang mudah diakses melalui aplikasi dan perlengkapannya.
Konsumen akan mendapatkan informasi bahan makanan. Jika ada tomat yang sudah disimpan selama 5 hari di kulkas, Innit akan menyarankan untuk membuat sup. Jika tomat tersebut baru 2 hari, Innit akan menyarankan untuk membuat salad.
Innit juga akan menjalin kerjasama dengan majalah Good Housekeeping. Mengembangkan resep-resep dan tips juga kelas memasak di 'Smart Kitchen' yang akan dibuka segera.
“Kami menamai perusahaan ini Innit karena kami ingin Anda tahu apa yang ada pada makanan Anda, apa yang ada di dalam kulkas, dan apa yang ada untuk Anda, Kami mendorong Anda untuk lebih tahu tentang makanan. Kami percaya dengan makin banyak orang makan di rumah dengan keluarga bukan hanya membuat bsnis sukses tetapi juga untuk kemanusiaan," ujar Minvielle.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN