Teknik membuat wine sudah ada sejak dulu. Karenanya, tak heran minuman beralkohol ini sudah tak asing lagi bagi banyak negara. Di Prancis, wine sudah diberikan sejak seorang anak lahir, namun di Israel, wine hanya boleh dibuat oleh orang Yahudi dan hanya untuk upacara keagamaan saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kosher adalah peraturan standar makanan versi Yahudi, seperti makanan halal bagi muslim. Israel adalah salah satu negara yang menganut peraturan kosher yang ketat. Maka, wine produksi orang Israel harus memenuhi standar kosher. Diantaranya, seluruh pembuatan wine ini tidak boleh tersentuh oleh orang yang bukan Yahudi. Dari proses pemetikan anggur hingga pembotolan wine, harus ditangani oleh orang yang punya kepercayaan pada Yahudi.
Bagi orang Yahudi, wine adalah minuman yang suci. Mereka jarang menikmatinya untuk perayaan dan meminum sepuasnya. Wine kosher adalah wine untuk keperluan upacara keagamaan.
6. Anggur beku
Wine asal Kanada sudah terkenal sejak 200 tahun yang lalu. Orang Kanada sangat menyukainya, hingga mereka punya cara sendiri untuk menikmati wine. Salah satunya adalah icewine atau eiswein. Icewine adalah anggur bulat beku yang masih ada pada tangkai di batang pohon. Orang Kanada kemudian menikmatinya dengan cara memencetnya ke dalam wadah dessert.
7. Minuman rakyat
Cara orang Argentina melihat wine berbeda seperti orang Eropa pada umumnya. Bagi orang Amerika, wine adalah minuman rakyat yang bisa dinikmati semua orang dan semua kalangan. Bahkan, sudah lumrah jika wine dinikmati bersama pizza. Sepertinya air putih sama dengan wine di Argentina.
8. Terus tumbuh
Hadirnya wine di negara ini belum terlalu menjadi minuman lazim. Namun, wine sudah mulai menjadi gaya hidup bagi orang Korea. Orang Korea sudah punya selera sendiri akan wine. Tambah lagi, di Korea sedang terkenal dengan manga Jepang berjudul Drops of God, yaitu manga yang menampilkan wine dari seluruh dunia.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN