Kiblat Pastry 2016

Dominique Ansel: Bukan Hybrid Pastry, Tapi Kreasi Pastry Unik Terbaik

Lusiana Mustinda - detikFood Minggu, 31 Jan 2016 14:01 WIB
Foto: Dominique Ansel Bakery Foto: Dominique Ansel Bakery
Jakarta - Terkenal sebagai pencetus hybrid pastry, Dominique Ansel telah menciptakan kreasi unik. Melalui cronut kreasinya pria asal Prancis ini terkenal hingga ke Asia.

Pria Prancis yang tinggal di Amerika ini mengawali karirnya dengan membuat pastry. Berawal dari gerai pertama yang dibuka di Soho, New York, kini Dominique sudah memiliki 4 gerai yang tersebar hingga ke Jepang dan London.

Kepopuleran cronut sudah tidak diragukan lagi dan banyak orang yang menyebut ia sebagai pencetus  hybrid pastry. Hybrid atau persilangan dua makanan  menjadi makanan baru yang lahir dengan bentuk sedikit berbeda.


Cronut menjadi salah satu pastry yang dibuat dari adonan dasar croissant dengan bentuk donat dan digoreng. Dilapisi icing dengan sentuhan rasa rose vanilla, blackberry lime, fig mascarpone dan apple creme fraiche.

Meski cronut disebut-sebut sebagai pencetus persilangan pastry. Dominique punya pandangan sendiri. "Saya tidak pernah membuat hybrid pastry. Tapi membuat kreasi pastry unik terbaik,” tutur Dominique Ansel.

Ia juga  selalu mengganti menu di gerai setiap 6 hingga 8 minggu. Hal ini dilihatnya sebagai  cara untuk membuat sesuatu jadi lebih baik.

Selain cronut, juga beberapa jenis pastry lainnya. Akan tetapi ada satu jenis pastry buatannya sendiri yang dijadikan favorit. "Saya suka sekali dengan DKA (Dominique's Kouign Amann). Ini merupakan Breton pastry tradisional. Kougn Amann hampir seperti croissant karamel dengan lapisan gula renyah dengan tekstur adonan yang lembut,” tutur chef yang membuka gerai terbarunya di London kepada detikFood (28/01).

“Saya makan satu potong setiap pagi untuk sarapan,” tutup Dominique dalam wawancara tertulis dengan detikFood.



(tan/odi)