Mau Simpan Makanan Dalam Freezer? Perhatikan Dulu 5 Hal Penting Ini

Mau Simpan Makanan Dalam Freezer? Perhatikan Dulu 5 Hal Penting Ini

Christina Ambarrita - detikFood
Jumat, 29 Jan 2016 12:11 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - ​Menyimpan makanan dalam freezer atau membekukan makanan merupakan cara efektif untuk mengawetkan makanan. Kadang orang lupa akan aturannya sehingga sering makanan rusak dan terbuang.​

Justine Pattinson, seorang penulis ​buku​ ​'​Freeze​'​​ memberikan​ panduan untuk membekukan makanan dengan proses yang aman dan efektif.

“Banyak orang mengira mereka akan mampu mengingat apa yang tersimpan dalam kemasan alumunium foil. Namun setelah beberapa bulan, semua makanan tersebut beku dan teksturnya pun mirip sehingga mereka tak lagi mengingat apa saja yang disimpannya,” pungkasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir Telegraph (26/1), dalam upaya menghemat uang dan mengurangi limbah, orang cenderung menyimpan makanan terlalu lama dalam kondisi beku. Setelah di​lumerkan​, tampilan dan teksturnya pun berubah sehingga berakhir di tempat sampah. Namun dengan menerapkan cara sederhana ​yang disarankan ​Justine tidak​ akan​ banyak lagi makanan beku yang akhirnya terbuang sia-sia.

1. Ketahui makanan apa saja yang boleh dibekukan



Sebelum memutuskan untuk menyimpan sesuatu dalam freezer, ketahuilah apa saja makanan yang boleh dibekukan. Makanan seperti susu, telur, keju, buah-buahan, sayuran, daging, seafood, dan se​jenisnya​ boleh dibekukan dalam freezer. Namun perlu diketahui jika makanan tertentu seperti krim maupun krim keju dapat mengalami perubahan tekstur. Sebaiknya segera bekukan makanan tersebut di dalam freezer dalam 24 jam setelah Anda membelinya.

2. Simpan sesuai porsi
Memang lebih mudah membekukan makanan langsung dalam kemasan aslinya. Namun ternyata lebih baik Anda membuka kemasan makanan dan mengatur ulang porsi yang ingin dibekukan sesuai selera. Makanan seperti roti, daging (misalnya dada ayam dan irisan daging), dan makanan sisa dalam kemasan akan lebih mudah beku dan lebih praktis apabila Anda ingin segera memasaknya.

Sedangkan makanan yang mengandung banyak air sebaiknya dimasak terlebih dahulu lalu baru disimpan dalam freezer. Optimalkan juga tombol ‘fast-freeze’ beberapa jam sebelum Anda memasukan makanan dalam freezer. “Hal ini akan mencegah terbentuknya kristal es,” ujar Justine.

3. Kemas ulang dan berikan label



Pastikan makanan Anda tersimpan rapat sebelum dimasukkan dalam freezer. Makanan yang terpapar udara bisa mengalami perubahan rasa. Makanan yang direbus dan sup sebaiknya disimpan dalam wadah zip lock sehingga tidak terpapar udara. Bungkuslah sajian ayam dalam alumunium foil dan tandai atau beri label keterangan pada makanan tersebut, misalnya berapa lama makanan tersebut dapat tahan di dalam freezer.
 
4. Bekukan dalam posisi vertikal
Justine menyarankan agar membekukan makanan yang telah disimpan dalam zip lock ​atau kantong plastik berperekat ​dalam posisi vertikal. Susun makanan seperti menyusun buku di rak buku. Selain lebih rapi, makanan yang disusun dalam posisi tersebut akan mencegah adanya rongga udara dalam kemasan makanan.
 
5. Rutin melakukan defrosting



Apabila freezer Anda sudah penuh dengan kristal es, sudah waktunya Anda melakukan defrosting alias mencairkan kristal-kristal es tersebut. Keluarkan isi freezer dan simpan dalam wadah yang sejuk, jangan lupa tandai makanan-makanan tersebut agar lebih mudah diidentifikasi.
 

(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads