Aroma yang harum dan rasa yang gurih membuat mentega banyak disukai. Meskipun banyak yang menghindari karena kandungan lemak susunya.
Mentega sering rancu dengan margarin. Padahal jelas berbeda karena mentega berasal dari lemak hewani yaitu lemak susu dari susu segar yang diproses dan difermentasi. Sementara margarin dari lemak nabati yang diproses dengan air.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli mentega di supermarket. Dikutip dari Epicurious (15/1) berikut ini hal-hal penting yang diungkap Alice Merdrich, penulis buku masak dan ahli kue, tentang mentega.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1.Kandungan lemak
Mentega harus memiliki kandungan lemak mentega 80%. Jumlah lemka ini berkaitan erat degan kelembapan adonan dan rasa makanan terutama kue dan cake.
2.Jenis mentega
Dalam istilah Eropa ada ‘cultured butter’ dan ‘uncultured butter’ Jenis uncultured dikenal dengan sweet cream butter yang dibuat dari krim yang diaduk.
Menurut definisi American Butter Institue cultured butter dibuat dari krim yang sudah difermentasi dengan bakteri baik dan diaduk lama dan pelan. Tidak semua mentega Eropa mengalami proses ini.
3.Tipe mentega lain
Ada jenis ‘light butter, mentega yang mengandung lebih banyak air. Kandungan lemak dan kalorinya setengah dari mentega biasa. Umumnya dipakai sebagai olesan. Karenanya mengandung bahan pengawet dan pengental. Biasanya tertulis pada labelnya.
Whipped butter lebih ringan, mudah dioleskan karena saat dikocok ditambahkan nitrogen. Sedangan mentega oragnik menurut USDa berasal dari sapi yang dibiakkan dengan cara oragnik, bebas pestisida, tanpa antibiotik dna hormon pertumbuhan.
4.Menyimpan mentega
Mentega mudah lumer jika ditaruh dalam suhu ruangan. Karenanya harus selalu disimpan dalam kulkas. Sebaiknya tidak di jendela kulkas yang suhunya tak stabil.
Bungkus mentega dalam plastik, ikat rapat dan taruh di kulkas. Bisa juga ditaruh dalam wadah bertutup. Karena mentega mudah menyerap bau-bauan dalam kulkas.
Menurut Butter Institute, mentega unsalted tahan disimpan selama 2 minggu sedangan yang salted bisa sampai 2 bualn. Sedangkan menurut USDA bisa tahan 1-3 bulan. Namun, jika simpan dalam freezer bisa tahan sampai 9 bulan.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN