Di Malam Hari Kafe Ini Jadi Tempat Penampungan Anjing Liar

Di Malam Hari Kafe Ini Jadi Tempat Penampungan Anjing Liar

Maya Safira - detikFood
Selasa, 29 Des 2015 16:12 WIB
Foto: Google Maps/Eustratios Papanis
Jakarta - Seorang pemilik kafe di Yunani menjadi topik pemberitaan karena kemurahan hatinya. Ia menjadikan kafenya sebagai tempat penampungan anjing!

Hot Spot yang berlokasi di Mytilene, pulau Lesbos, merupakan sebuah coffee shop biasa. Namun ini hanya berlangsung saat matahari masih tampak. Sebab di malam hari kafe berubah jadi tempat penampungan anjing liar.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kafe mulai membiarkan anjing liar menginap di dalam ruangannya sejak Juli lalu. Bermula ketika seorang pramusaji mengasihani anjing yang terdampar di luar kafe sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Sejak itu, staf membuka pintu kafe untuk anjing tak berpemilik tiap malamnya.

"Di kota ini ada banyak anjing. Ketika bar tutup tiap malam, anjing-anjing datang dan tidur di sini. Kami tidak masalah. Sejak Juli, tiap malam ada saja anjing liar di atas sofa," ujar Antonis, salah seorang staf kafe, seperti dilansir dari i100 (22/12).

Bertentangan dengan dugaan, bisnis kafe tidak mengalami penyurutan meski ada "pengunjung" malam yang tak biasa. Sebaliknya, tindakan yang dilakukan kafe membuatnya jadi makin populer.

Antonis mengaku konsumen tidak mempemasalahkannya juga. "Ini jadi hal populer sekarang, banyak orang datang dengan ponsel mereka," tambah Antonis.



Memang belum lama ini sebuah foto yang menunjukkan anjing-anjing tidur nyenyak di atas sofa kafe, ramai tersebar di media sosial. Foto yang diambil Eustratios Papanis itulah yang membuat ketenaran Hot Spot meningkat.

Eustratios Papanis mengunggah foto dalam lama Facebook pada 2 Desember lalu. Kini posting tersebut sudah mendapat 6.509 Like, 2.169 share dan 364 komentar.

Kebaikan terhadap hewan tampaknya hal yang cukup umum dilakukan warga Yunani. Akan tetapi warga lokal tetap takjub dengan kemurahan hati manajemen Hot Spot.



Sementara itu, pulau Lesbos juga masuk pemberitaan karena menerima pengungsi dengan tangan terbuka.

"Lebih dari 700.000 pengungsi Suriah dan negara Timur Tengah lainnya masuk ke Eropa tahun ini dari pulau ini. Solidaritas terhadap manusia sekaligus hewan luar biasa. Penduduk lokal telah meningkatkan solidaritas terhadap isu-isu lingkungan dan kemanusiaan. Generasi baru lebih sensitif dan menerima banyak informasi," tulis Eustratios Papanis yang berprofesi sebagai asisten profesor sosiologi di University of the Aegean, dalam laman Facebooknya.

(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads