Akhir tahun 2015 ini berbagai jenis kuliner serba 'aneh' dan unik diperkenalkan. Misalnya saja, aneka makanan serba matcha hingga sajian makanan serba hitam. Tapi bagaimana dengan tren kuliner tahun depan?
Dua chef asal Indonesia ini mempredikiskan beberapa makanan yang akan tren tahun depan. Salah satunya adalah chef Ragil Imam Wibowo yang sering memperkenalkan makanan Indonesia di luar negeri dan juga mengisi acara di televisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Di Indonesia, martabak dengan banyak rasa masih akan tren,” jelas pria yang biasa dipanggil chef Ragil kepada detikFood pada (15/12).
Berbeda dengan martabak, “Tren makanan hitam di Indonesia sebenarnya sudah telat ya. 5 tahun yang lalu di luar negeri tren makanan ini sudah populer,” jelas chef yang terkenal dengan acara 'Makan Besar'.
Tren makanan hitam ini tidak bertahan lama. Karena orang Indonesia tidak terlalu suka dengan warna hitam yang dipadu dengan makanan. “Justru yang akan tren nantinya lebih ke warna natural dari bahan-bahan alami seperti ungu dari ubi dan juga hijau dari daun suji,” tambah pria lulusan National Hotel Institute (NHI) atau yang kini lebih dikenal dengan nama STIP Bandung.
Sejalan dengan pendapat sebelumnya, Chef Zulkarnain, Executive Chef Double Tree by Hilton mengatakan kiblat tren kuliner lebih kepada sajian lokal dengan tampilan modern.
“Bisa dikatakan lebih fusion tapi bukan fusion yang rasanya jadi bingung. Sebagai contoh, penyajian ravioli yang bisa disajikan dengan sambal balado. Sentuhan berbeda karena biasanya pasta ini disajikan dengan gaya Prancis dikasih truffle oil, ini menjadi sesuatu yang berbeda.” tambah chef yang pernah bekerja di Empire Hotel & Country Club Negara Brunei.
Makanan yang berpotensi dan tetap eksis tahun depan adalah rendang. “Rendang disajikan dalam bentuk pizza agar sajiannya lebih modern,” ujarnya. “Teknik memasak di tahun 2016 juga lebih ke 'basic' bukan lagi molekular,” jelas chef Zul kepada detikFood (12/12).
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN