Warna-warni Makanan Bisa Memberi Kesan Rasa Enak

Warna-warni Makanan Bisa Memberi Kesan Rasa Enak

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Kamis, 03 Des 2015 19:00 WIB
Foto: Heike Muller/Thinkstock
Jakarta -

Penilaian kelezatan sebuah hidangan bukan hanya dari aroma atau rasa saja. Tampilan warna-warninya​, berperan sangat penting dalam ​kelezatannya​.

Mengaitkan persepsi dengan panca indera sudah sejak lama terjadi. Misalnya, aroma hidangan yang enak dikaitkan dengan rasa lezat. Begitu juga penilaian terhadap aroma yang dikaitkan dengan indera pengecap. Sebagai contoh, wangi vanilla dikaitkan dengan rasa manis.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disamping itu berbagai penelitian menunjukkan penilaian rasa hidangan bukan hanya melibatkan indera penciuman dan indera pengecap. Tetapi juga aroma, rasa (manis, asam, asin, gurih, pahit), perasaan (tekstur, temperatur, konsistensi), suara (rasa renyah dan sebagainya), serta penampilan.

Sepupu Charles Darwin, Francis Galton pernah mengemukakan konsep sinestesia. Ia mengatakan ada beberapa individu yang mengalami kondisi sinestesia. Mereka dapat merasakan banyak sensasi dalam satu rangsangan. Misalnya melihat angka 5 saat melihat warna hijau. Atau mendengar nada C ketika melihat warna merah.



Kondisi sinestesia ini sebenarnya dimiliki setiap orang ketika menilai rasa sebuah hidangan. Ada banyak indera yang terlibat untuk melakukannya.

Namun hal terpenting dalam penilaian yang melibatkan lebih dari satu indera adalah sistem visual. Warna makanan telah terbukti memiliki efek yang sangat kuat dalam penilaian rasa hidangan. Dengan mempercantik warna hidangan, maka intensitas rasapun akan semakin baik.

Warna tampaknya juga menjadi isyarat paling penting untuk menciptakan ekspektasi baik atau menyenangkan dari seseorang mengenai makanan. Warna merah pada minuman, misalnya, dikaitkan dengan rasa manis. Sementara warna biru minuman dipersepsikan lebih dapat memuaskan dahaga.

Kekuatan warna untuk mempengaruhi rasa makanan juga berlaku pada wadah saji makanan (mangkuk atau piring). Contohnya, popcorn yang disajikan dalam mangkuk biru dirasakan lebih asin dibanding popcorn dalam mangkuk warna lain.



Bahkan warna dapat mempengaruhi jumlah konsumsi makanan. Misal, seseorang akan makan lebih banyak permen jika permen disajikan dalam aneka warna dibanding hanya satu warna.

Selain warna, bentuk makanan dan apa yang disajikan di atas piring diyakini dapat pengaruhi penilaian cita rasa makanan dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Bentuk desserts bulat, misalnya, dikaitkan dengan rasa manis.

Kekuatan sebuah bentuk dapat digambarkan dari penyajian minuman menggunakan berbagai jenis gelas. Gelas memanjang dipersepsikan dengan volume lebih banyak dibanding minuman dalam gelas lebih pendek dan lebar.

(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads