Apakah Serangga, Telur Lalat, dan Belatung Dalam Makanan Aman Dimakan? (1)

Apakah Serangga, Telur Lalat, dan Belatung Dalam Makanan Aman Dimakan? (1)

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Selasa, 24 Nov 2015 11:50 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Pernahkah Anda melihat telur lalat, serangga, atau ulat di dalam makanan? Meskipun menjijikkan tetapi tetap aman dimakan.

Seperti yang dilansir dari Eat Clean (23/11), benda-benda menjijikkan tersebut ternyata tak bermasalah jika sampai 'mendarat' di dalam makanan. Tapi tentu saja, hal ini dilihat juga dengan jenis benda dan seberapa banyak jumlahnya. Berikut ini adalah beberapa diantaranya.

1. Serangga pada brokoli

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto: Thinkstock
Kutu daun, thrips, dan tungau adalah ketiga serangga berukuran kecil yang sering hinggap di bagian serabut brokoli. Brokoli adalah salah satu sayuran yang paling mudah dimasuki serangga karena punya banyak celah. Menurut Food and Drugs Administration (FDA), jumlah serangga kecil tersebut tak masalah jika tak lebih dari 60 ekor per 100 gram brokoli.

2. Kotoran tikus pada tepung jagung



Foto: Thinkstock
Pernah melihat bintik-bintik gelap di dalam tepung jagung? Itu bisa jadi kotoran tikus yang didapat karena tak menutup rapat kemasan tepung atau tak memasukkan kemasan tersebut ke dalam wadah rapat seperti stoples. Tapi tenang, kotoran tersebut tak akan berdampak buruk jika lebih dari 13 titik dalam satu kemasan berukuran kira-kira 650 gram. Jika bintik tersebut sudah terlalu banyak, sebaiknya sereal tersebut tak dimakan lagi.

3. Belatung pada tomat

Banyak orang yang menggunakan tomat kaleng untuk memasak. Tomat kaleng ini juga menjadi produk yang sering disambangi belatung. Namun, pastikan tak lebih dari 3 ekor belatung yang masuk ke dalam tomat kaleng berukuran 600 gram. Jika lebih dari itu, tomat kalengan sudah tak aman lagi untuk dimakan.

4. Kaki serangga pada selai



Foto: Thinkstock
Ada banyak tahapan yang dilalui untuk membuat selai. Bukan tak mungkin salah satu anggota tubuh hewan kecil masuk ke dalamnya. Kaki belalang atau bulu tikus, misalnya. Dalam ukuran selai dengan berat 450 gram, setidaknya jangan lebih dari 136 potongan tubuh dan 4 helai bulu tikus di dalamnya.



(tan/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads