Mitos soal makanan dan minuman di dunia sangat beragam. Meskipun secara ilmiah tidak terbukti, tetapi mitos-mitos tersebut hingga kini masih saja dipercaya oleh banyak orang di dunia.
Seperti 5 mitos yang sudah diteliti oleh beberapa peneliti dan tidak terbukti kebenarannya. Mulai dari wine hingga susu yang hingga kini dipercaya khasiat kesehatannya.
1. Menambahkan garam akan membuat air lebih cepat mendidih
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, jika Anda menambahkan garam akan menaikan titik didih. Hal ini berarti akan membuat air harus lebih panas untuk mulai mendidih,sehingga air akan lebih lama mendidih. Selain itu, menambahkan garam terlalu banyak juga akan mengakibatkan perubahan pada air yang akan merusak makanan.
2.Minum susu baik untuk kesehatan tulang
Banyak orang mengatakan minum susu dapat membuat tulang sehat, karena terdapat kalsium di dalamnya. Faktanya hal ini tidak efektif untuk kesehatan tulang. Karena susu sebenarnya memiliki kalsium yang tinggi tapi tidak diimbangi oleh kandungan magnesium yang cukup sehingga susu tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tulang.
Oleh karena itu konsumsi susu dengan kalsium dan mineral yang seimbang untuk kesehatan tulang. Anda bisa menggantinya dengan konsumsi sayuran dan buah seperti, brokoli, kentang, bayam, mangga, alpukat,dan lain-lain.
3. Camilan asin tinggi natrium
Mitos ini sebenarnya dikhususkan bagi Anda yang memiliki hipertensi atau darah tinggi. Biasanya orang yang memiliki penyakit ini akan lebih hati-hati dalam memilih camilan kemasan. Karena biasanya camilan ini tinggi akan natrium.
Faktanya, bukan hanya camilan kemasan saja yang tinggi natrium. Tetapi donat, muffin, dan chicken nugget memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi. Oleh karena itu lebih baik buat camilan sendiri, sehingga tidak perlu khawatir asupan natrium.
4.Aluminium foil berkaitan dengan penyakit Alzheimer
Mungkin Anda pernah mendengar memasak menggunakan panci alumunium akan menyebabkan penyakit Alzheimer. Ada penelitian di tahun 1960-an dan 70-an yang menunjukkan peningkatan kadar aluminium dalam otak pasien Alzheimer. Tapi dalam penelitian lanjutan, peneliti tidak menemukan keterkaitan antara keduanya.
Hal ini membuat para ahli sepakat dan percaya aluminium dapat diserap oleh ginjal dan keluar ketika buang air kecil sehingga tidak menimbulkan ancaman penyakit Alzheimer.
5. Wine baik untuk kesehatan
Wine dikenal dengan antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan HDL tubuh, atau kolesterol baik. Tapi ternyata bukan hanya buahnya saja, bir dan minuman keras lain juga memiliki manfaat kesehatan yang sama.
Menurut peneliti Alannah DiBona, ahli gizi di Boston, minuman beralkohol dapat meningkatkan HDL untuk melindungi jantung terhadap penumpukan plak yang dapat menyebabkan stroke dan serangan jantung. Namun, harus tetap mengikuti aturan, karena jika berlebihan akan berbahaya untuk kesehatan.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN