Buntut sapi dikenal dengan teksturnya yang empuk dan sedikit kenyalβ. Untuk mengolahnya agar hasilnya enak dan empuk, perhatikan beberapa hal berikut ini.β
1. Pemilihan buntut sapi
Foto: Wikipedia
βBuntut sapi ada yang berasal dari sapi impor atau lokal. Buntut sapi yang impor mengandung banyak lemak. Sedangkan buntut sapi lokal lebih sedikit lemaknya dan dagingnya lebih tebal. βPotong-potong buntut setebal 2 cm. Minta tukang daging memotongnya atau beli yang sudah dipotong. Jika lemak terlalu tebal, buang lemak yang ada di keilingnya.
2. βRebusβ
Foto: detikFood
Didihkan air. Untuk 1 kg buntut sapi, didihkan 2 lliter air. Masukkan buntut sapi dan kecilkan apiβ, didihkan hingga ada buih kecokelatan di permukaannya. Angkat buih. Tambahkan 2 lembar daun salam. Didihkan hingga kaldu bening dan daging buntut lunak. Jika ingin lebih singkat, rebus dalam panci bertekanan (pressure cooker). Hitung 40 menit setelah panci berdesis.
3. Bumbuβ
Foto: detikFood
βJika akan dibuat sup buntut, tumis 1/2 buah bawang bombay yang dicincang halus dan 3 siung bawang putih yang dicincang kasar. Masukkan ke dalam rebusan buntut. Tambahkan merica bubuk, pala bubuk, garam dan sedikit gula pasir. Masak beberapa saat hingga bumbu meresap dan buntut benar-benar empuk.
β
4. Masak buntut
Foto: detikFood
βUntuk sup, tambahkan wortel, kentang, tomat, daun bawang dan daun seledri. Masak hingga semua sayuran lunak. Sajikan dengan taburan bawang merah goreng. Jika akan dibuat buntut bakar. Setelah buntut lunak, tiriskan dan olesi dengan bumbu dan sedikit kecap lalu bakar di atas bara api hingga agak kering. Kuah buntut bisa disajikan sebagai pelengkapnya.β
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN