Ini 7 Fakta Sehat Soal Telur yang Perlu Anda Ketahui

Ini 7 Fakta Sehat Soal Telur yang Perlu Anda Ketahui

- detikFood
Rabu, 08 Jul 2015 09:20 WIB
Ini 7 Fakta Sehat Soal Telur yang Perlu Anda Ketahui
Foto: Thinkstock
Jakarta - Telur merupakan sumber protein yang gampang didapat, harganya relatif murah dan mudah diolah menjadi beragam hidangan. Telur juga menjadi bahan makanan wajib karena kandungan nutrisinya. Namun, ada sejumlah fakta menarik soal telur yang perlu Anda ketahui.


Kandungan protein, mineral dan vitamin pada telur jadi andalan untuk asupan nutrisi harian. Banyak fakta soal telur yang belum diketahui orang. Dari warna kulit hingga ukurannya juga fakta menarik seputar telur ini.

1. Ukuran

Foto: Thinkstock
Telur memiliki ukuran yang berbeda walaupun berasal dari hewan yang sama. Tetapi ukuran tidak berpengaruh terhadap nutrisi yang terkandung. Ukuran telur yang besar jelas membuat Anda mendapatkan nutrisi yang lebih banyak, juga kalori yang banyak. Karenanya, jika sedang berdiet perhatikan pula ukuran telur karena telur yang berukuran besar mengandung lebih banyak kalori.

2. Baik untuk diet sehat

Foto: Thinkstock
Karena kuning telur mengandung kolesterol maka dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. TetapiΒ  penelitian selama lebih dari 40 tahun telah menunjukkan bahwa telur dapat dijadikan sebagai makanan untuk diet sehat karena hanya mengandung 70 kalori. Juga mengandung protein yang sangat tinggi, lutein dan zeaxanthin (dua antioksidan yang membantu untuk kesehatan mata), vitamin A, D, B12, riboflavin, fosfor dan folat. Terlebih lagi telur juga mengandung kolin, yang membantu meningkatkan fungsi otak pada orang dewasa dan perkembangan otak janin selama kehamilan.

Mengganti 100 gram sosis dengan 1 butirΒ  telur rebus atau rebus saat sarapan menghemat sekitar 200 kalori. Protein dari telur membantu menjaga kita merasa kenyang sepanjang hari dan menjaga massa otot selama penurunan berat badan.

3. Baik untuk kebugaran

Foto: Thinkstock
Mendapatkan protein yang berkualitas dan cukup sangat penting setelah berolahraga. Protein dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan otot yang digunakan selama berolahraga. Selain itu, protein juga penting untuk menyediakan asam amino bagi tubuh untuk membentuk otot. Telur juga mengandung protein dan karbohidrat sehat yang membantu menjaga tingkat gula darah, energi, dan mencegah rasa lelah setelah berolahraga.

4. Sumber vitamin D

Foto: Thinkstock
Selain kalsium, vitamin D juga penting untuk kesehatan tulang. Karena tubuh menyerap vitamin D melalui matahari, mengonsumsi makanan yang tepat akan membantu proses penyerapan dengan optimal. Telur ini merupakan makanan alami yang merupakan sumber vitamin D yang baik. Telur juga bisa memenuhi hingga 10 persen keperluan vitamin D seseorang dalam sehari.

5. Warna telur tak pengaruhi nutrisi

Foto: Thinkstock
Banyak orang percaya telur berwarna cokelat lebih sehat daripada telur putih. Namun sebenarnya warna telur tidak berpengaruh pada kualitas nutrisi telur, tutur Egg Board Amerika seperti yang dilansir Livestrong (15/07/14).

Warna kuning telur dapat bervariasi berdasarkan pakan ayam, tapi itu tidak mencerminkan nutrisi yang ada di dalamnya. Kuning telur merupakan sumber vitamin, mineral dan lemak, sedangkan putih telur memberikan asupan protein dan riboflavin. Satu telur rebus besar memberikan sekitar 6 gram protein, hampir 5 gram lemak dan 0,2 miligram riboflavin, yang lebih dari 20 persen dari kebutuhan harian wanita untuk vitamin B.

6. Kandungan lemak

Foto: Thinkstock
Selama ini telur dianggap mengandung kalori dan kolesterol yang buruk untuk tubuh, namun sebaiknya perhatikan kandungan nutrisinya. Telur yang besar mengandung 1,5 gram lemak jenuh, 1,8 gram lemak tak jenuh tunggal dan satu gram lemak tak jenuh ganda. Beberapa telur mengandung lemak omega-3 dengan memberikan suplemen omega-3 pada ayam, yang dapat diketahui pada kemasan telur.

Selain itu, telur yang besar juga mengandung 185 miligram kolesterol. Ketentuan diet menyarankan untuk tidak mengonsumsi kolesterol kurang dari 300 miligram per hari.

7. Menyimpan telur

Foto: Thinkstock
Anda mungkin akan membuang telur yang sedikit 'cacat'. Telur dapat digunakan dalam waktu tiga minggu dari tanggal pembelian jika disimpan dengan benar dalam lemari es. Bertambahnya usia telur lebih cepat pada suhu kamar, jadi jangan biarkan telur terlalu lama disimpan. Simpan telur di lemari es untuk menjaga telur agar tetap baik dan buang telur setelah dua jam di suhu kamar atau satu jam di suhu hangat. 


Halaman 2 dari 8
(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads