5 Mitos Seputar Pembuatan Es Krim Ini Masih Saja Dipercaya Orang

5 Mitos Seputar Pembuatan Es Krim Ini Masih Saja Dipercaya Orang

- detikFood
Senin, 06 Jul 2015 15:57 WIB
5 Mitos Seputar Pembuatan Es Krim Ini Masih Saja Dipercaya Orang
Foto: Thinkstock
Jakarta - Es krim buatan sendiri tentulah paling enak. Dengan mesin es krim mungil, es krim bisa dibuat setiap saat. Namun, ada banyak anggapan salah seputar pembuatan es krim ini. Sebaiknya cermati dulu kebenarannya.

Es krim dapat dengan mudah dibuat di rumah. Namun, banyak mitos tentang cara membuat es krim yang hingga kini masih dipercaya. Karenanya, Anda perlu memahami fakta atau kebenaran mitos ini.

1. Memanaskan susu lebih dulu

Foto: Thinkstock
Hampir setiap resep es krim diawali dengan memanaskan susu dan krim hingga mendidih sebelum menambahkan campuran kuning telur dan gula. Tetapi tidak ada yang tahu alasannya. Pemanasan ini berdampak pada perubahan protein dan gula susu.

Tetapi di Amerika, hampir semua susu yang dibeli sudah dipasteurisasi, yang artinya sudah dipanaskan pada suhu antara 63 dan 138Β°C. Jika Anda tidak memberikan rasa pada susu, campurkan telur, gula dan susu semuanya pada tahap awal. Kemudian didihkan secara perlahan. Cara ini cepat, mudah dan tidak ribet. Untuk tambahan vanila atau mint, sebaiknya tambahkan setelah 1 hingga 2 jam.

2. Mendiamkan es krim semalaman

Foto: Thinkstock
Setelah adonan menjadi custard, (adonan telur dan susu), dinginkan dalam lemari pendingin semalaman dan kocok adonan di hari berikutnya. Padahal tak ada gunanya mendinginkan es krim semalaman. Karena tidak ada perbedaan rasa atau tekstur yang signifikan jika adonan custard hanya didinginkan dalam mangkuk berisi es batu.

Mendinginkan adonan es krim dalam mangkuk berisi es beberapa jam hingga bersuhu 5Β°CΒ  sama baiknya dengan 8 jam mendinginkannya dalam lemari es.

3. Membutuhkan telur dan susu yang mahal

Foto: Thinkstock
Tidak ada perbedaan rasa es krim dariΒ  susu premium dan dari susu peternak biasa. Mungkin memang ada perbedaan dalam teksturnya tetapi ini dikarenakan tingginya kandungan lemak susu yang lebih tinggi. Orang yang menyicipi es krim dengan susu premium tidak merasakan perbedaan dari es krim dengan menggunakan susu biasa.

4. Stabilizer membuat es krim tidak enak

Foto: Thinkstock
Tambahan bahan penyeimbang atau stabilizer hanya meningkatkan tekstur dan konsistensi dari es krim atau sorbet. Ini dapat mengemulsi lemak, gula, air dan protein atau membuat es krim tidak cepat mencair dan beku dengan kristal es yang keras. Produsen sering menambahkang guar gum, xanthan untuk membuat es krim mereka lebih baik dan stabil. Stabilisasi yang berlebihan akan menghasilkan es krim yang tidak enak. Tetapi membuat es krim tanpa stabilisator berisiko es krim cepat meleleh.

5. Alkohol membuat es krim kurang dingin

Foto: Thinkstock
Salah satu masalah yang paling umum es krim membeku dengan keras. Biasanya karena kebanyakan air dan kurangnya gula, lemak atau udara ketika pengadukan. Solusinya, tambahkan alkohol. Alkohol dapat menurunkan titik beku es, membuat lebih lembut dan dapat diambil dengan skop lebih mudah.

Menurunkan titik beku es krim sama saja menurunkan titik leleh, sehingga es krim yang diberi alkohol akan mencair lebih cepat di dalam mulut, mangkuk dan di dalam freezer dibanding es krim tanpa alkohol. Dengan menurunkan titik leleh es krim, membuat es krim kurang stabil dengan lebihnya kristal es krim. Sebaiknya jangan gunakan alkohol sebagai stabilisator untuk menurunkan suhu es.
Halaman 2 dari 6
(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads