Belanja Sekaligus Banyak Ternyata Lebih Boros daripada Belanja Eceran

Belanja Sekaligus Banyak Ternyata Lebih Boros daripada Belanja Eceran

- detikFood
Kamis, 02 Jul 2015 12:02 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Jelang lebaran banyak pasar swalayan menawarkan produk-produk murah apalagi jika membeli dalam jumlah banyak. Banyak orang berpikir bahwa berbelanja dalam jumlah banyak adalah cara untuk berhemat. Padahal, justru lebih boros!

Di Amerika orang juga percaya pada mitos bahwa membeli dengan jumlah banyak dapat menghemat. Tetapi bukti baru menunjukkan bahwa membeli dalam jumlah banyak makanan berkualitas tinggi dengan harga murah, justru lebih boros. Karena orang cenderung membuang banyak makanan dengan membeli dalam jumlah banyak dibanding menyimpannya.

Orang Amerika sangat meremehkan sisa persediaan makanan, yang bertujuan untuk menghindari keracunan atau sakit. Meskipun menghemat juga menjadi prioritas utama. Hal ini berarti orang harus berhenti menyediakan makanan berlebihan. Agar makanan yang tersedia selalu segar..

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian yang dilakukan Victoria Ligon dari University of Arizona mempelajari pola belanja beberapa keperluan rumah tangga melalui wawancara dan buku harian makanan. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang sangat ambisius dalam berbelanja akan menyediakan bahan makanan untuk harian atau mingguan terlebih dahulu.

โ€œSetiap orang yang saya ajak bicara dalam penelitian merasa tidak nyaman pada ide membuang makanan. Tetapi sebaiknya orang-orang tidak merasa bersalah karena ini bukan masalah yang berasal dari apatis individu, melainkan masalah struktural,โ€ tutur Ligon seperti dikutip dari grist.org (30/06).

Sebanyak 40% dari pasokan makanan Amerika akan dibuang setiap hari. Berupa barang-barang tahan lama seperti produk susu, roti, daging, buah, dan sayuran. Total tahunan limbah makanan bagi konsumen mencapai Rp 2.106 triliun, atau sekitar Rp 17 juta hingga Rp 30 juta per keluarga per tahun. Padahal banyak makanan yang bisa diberikan untuk orang yang kelaparan.

Membuang makanan berarti kita membuang uang, bahkan kita juga membuang 35% dari pasokan air tawar dan 300 juta galon minyak setiap tahun. Selain kertas, makanan mengambil bagian terbesar dari tempat pembuangan sampah. Memberikan sekitar 20% dari emisi metana negara.

Untuk itu, berbelanjalah lebih sering, karena akan selalu mendapat makanan yang segar. Lebih baik lagi jika berbelanja pada toko atau pasar swalayn berbeda karena masing-masing setiap hari akan punya tawaran produk-produk segar dengan harga khusus.

Dengan cara ini Anda bisa lebih berhemat, selalu mendapatkan bahan segar dan makin sedikit juga yang terbuang. Hindari mengunjungi toko grosir jika Anda berbelanja untuk keperluan sendiri dan bukan untuk berdagang atau bisnis.

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads