Berikut ini beberapa alasan mengapa dalam label makanan perlu dicantumkan proses pemasakan.
1. Memicu kegemukan
|
Foto: Getty Images
|
2. Makanan dingin lebih kecil kalorinya
|
Foto: Getty Images
|
3. Energi yang dikeluarkan sedikit
|
Foto: Getty Images
|
Pelet kembung mengambil sedikit usaha fisik untuk memecah. Ketika tikus makan, suhu tubuh mereka akan naik karena kerja pencernaan. Makan pelet kembung menyebabkan suhu tubuh berkurang. Karena pelet kembung membutuhkan lebih sedikit energi untuk mencerna, mereka menyebabkan kenaikan berat badan yang lebih besar dan lebih banyak lemak. Tubuh kita bekerja dengan cara yang sama. Tubuh melakukan sedikit pekerjaan saat kita mengonsumsi makanan lunak dengan cara dimasak ataupun ditumbuk.
4. Mengapa label makanan tidak komplit
|
Foto: Getty Images
|
Label yang kini beredar adalah hanya menuliskan kandungan gizi dan jumlah kalori tanpa memperhitungkan pengolahan makanan. Label makanan mengabaikan jumlah kalori dari proses pencernaan, kerugian bakteri dan energi yang dihabiskan saat dicerna. Biaya lebih rendah untuk barang-barang diproses sehingga jumlah terlalu tinggi pada label mereka berkurang.
5. Waktu untuk perubahan?
|
Foto: Getty Images
|
Public Health menuntut pendidikan yang lebih pada efek dari bagaimana kita menyiapkan makanan kami pada kenaikan berat badan. Selain menuliskan jumlah kalori juga perlu adanya catat mengenai pengolahan makanan.
Halaman 2 dari 6

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN